Hadir di UKW KJK, BP Batam Dorong Wartawan Kepri Semakin Kompeten dan Profesional

Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (28/8/2026). (foto: KJK)

TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Dukungan terhadap peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan di Kepulauan Riau terus menguat. Hal itu terlihat dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (28/8/2026).

Kehadiran BP Batam dalam pembukaan UKW tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya membangun ekosistem pers yang profesional, beretika, independen, sekaligus mampu menghadirkan informasi yang berkualitas bagi masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Nova Aida dan Agam Philosophy hadir mewakili Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Ia menyampaikan apresiasi dan selamat atas terselenggaranya UKW yang diinisiasi KJK.

“Selamat atas berlangsungnya UKW yang diselenggarakan oleh KJK. Mudah-mudahan UKW berlangsung lancar hingga penutupan nanti,” kata Nova.

(foto: KJK)

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan ujian dengan baik dan mampu menunjukkan kompetensi jurnalistik yang dimiliki sehingga dinyatakan kompeten oleh tim penguji.

Dukungan tersebut sebelumnya juga disampaikan Ariastuty Sirait saat menerima silaturahmi pengurus KJK di BP Batam, Kamis (27/8/2026), sehari sebelum pembukaan UKW.

Dalam pertemuan itu, Ariastuty didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian. Sementara dari KJK hadir Wakil Ketua Umum Richard Nainggolan, Wakil Ketua Umum Novianto, serta Wakil Sekretaris Qori Ul Fitra.

Ariastuty menyambut baik langkah KJK yang mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui UKW. Menurutnya, kompetensi wartawan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap media.

“Kompetensi wartawan itu penting, karena wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurut Ariastuty, UKW tidak semata-mata menjadi proses untuk memperoleh pengakuan kompetensi. Lebih dari itu, UKW merupakan ruang bagi wartawan untuk mengukur sekaligus meningkatkan kemampuan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Dengan kompetensi yang semakin baik, saya berharap karya jurnalistik yang dihasilkan juga semakin berkualitas. Ini tentu penting, bukan hanya bagi wartawan dan medianya, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan informasi yang benar,” katanya.

Ia pun berharap seluruh rangkaian UKW yang digelar KJK berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta, organisasi profesi, serta perkembangan dunia pers di Kepulauan Riau.

UKW KJK secara resmi dibuka oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Hendri, yang mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Mengusung tema “Melalui UKW Kita Wujudkan Wartawan Kepri yang Kompeten, Beretika dan Menjunjung Tinggi Independensi Ruang Redaksi”, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (29/8/2026).

Sebanyak empat kelas mengikuti UKW kali ini, terdiri atas dua kelas tingkat Muda, satu kelas Madya, dan satu kelas Utama.

Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam pembukaan, di antaranya Analis Kebijakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Irjen Pol Andry Wibowo, yang menjadi salah satu narasumber, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin diwakili Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Kepri Kombes Pol Dr. Nona Pricillia Ohei, jajaran Forkopimda Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang, serta perwakilan BP Batam.

Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, menyampaikan apresiasi atas kehadiran BP Batam dalam pembukaan UKW perdana yang digelar organisasi tersebut.

Ady juga menyampaikan terima kasih atas dukungan BP Batam terhadap pelaksanaan UKW. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya wartawan yang kompeten dan berintegritas serta kehidupan pers yang sehat di Kepulauan Riau.

“Kami berterima kasih atas dukungan BP Batam dalam mendukung terlaksananya UKW perdana yang digelar KJK. Kami berharap kemitraan KJK sebagai organisasi baru dengan BP Batam ke depan semakin baik dan dapat saling mendukung untuk menjadikan wartawan yang kompeten, berintegritas, serta membangun pers yang sehat,” ujar Ady.

UKW menjadi salah satu sarana penting untuk menguji pengetahuan, keterampilan, dan profesionalitas wartawan. Proses tersebut mencakup kemampuan mencari, mengolah, memverifikasi, hingga menyajikan informasi berdasarkan prinsip jurnalistik dan kode etik.

Di tengah derasnya arus informasi digital, tuntutan terhadap kompetensi wartawan semakin besar. Kecepatan dalam memproduksi berita harus berjalan beriringan dengan ketelitian melakukan verifikasi, keberimbangan, serta independensi ruang redaksi.

Melalui UKW, KJK berharap semakin banyak wartawan di Kepri yang memiliki standar kompetensi yang baik, sehingga mampu menghadirkan karya jurnalistik yang kredibel dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (r)

Pos terkait