Gunakan Mobil Rental, Pencuri di Karimun Cari Mangsa Pengendara Motor Tua

Jajaran Polsek Tebing menunjukkan pelaku pencurian dengan sasaran pengendara motor tua. (Ilfitra/gokepri.com)

Karimun (gokepri.com) – Unit Reskrim Polsek Tebing Polres Karimun mengungkap kasus tindak pidana pencurian di Jalan Pamak RT 01 RW 01, Kecamatan Tebing, Kamis, 13 Juni 2024.

Korbannya adalah M Noor, seorang pria tua yang mengendarai sepeda motor seorang diri.

Kejadiannya bermula ketika korban mengendarai motor pada Senin, 8 Juni 2024.

Kemudian, tiba-tiba ada seseorang yang mengendarai mobil melambaikan tangan seolah-olah memanggil korban.

Korban pun berhenti dan turun dari sepeda motornya, kemudian masuk ke dalam mobil tersebut.

Di dalam mobil, pelaku kemudian mengajak ngobrol korban seakan mereka sudah saling kenal. Obrolan pun berlangsung sekitar 5 menit.

Begitu korban hendak keluar, ternyata pintu mobil terkunci. Lalu pelaku berpura-pura membukakan pintu dan korban memalingkan tubuhnya ke arah pintu mobil.

Pada saat bersamaan, pelaku langsung mengambil dompet korban.

Korban sadar dompetnya sudah tak ada lagi ketika dia sudah sampai di rumah. Dia kemudian membuat laporan ke polisi.

Polisi berhasil membeku pelaku dengan inisialĀ  E (54) di Pelabuhan Tanjungbatu.

Kapolsek Tebing AKP M Djaiz mengatakan, pelaku setelah berhasil ditangkap mengaku kalau dirinya sudah melakukan kejahatan serupa di 4 titik berbeda di Kecamatan Tebing.

Lokasi kejahatan itu diantaranya di Jalan Pamak RT 01 RW 01, di Ranggam, Teluk Uma dan di Jalan Pamak depan lapangan bola.

“Pelaku melancarkan aksinya dengan modus mengunakan kendaraan mobil yang dirental mencari sasaran orang yang sudah tua,” kata Kapolsek Djaiz.

Setelah menemui sasaran orang yang sudah tua, tersangka memanggil orang yang dimaksud dengan berpura- pura mengajak berbicara seakan-akan mengenalinya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku yakni 1 unit mobl Avanza hitam, 1 unit mobil Avanza putih dan uang tunai sebesar Rp 1.712.000.

“Pelaku disangkakan pasal 362 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Ilfitra

BAGIKAN