Gibran Ketua Pertimbangan Karang Taruna, Menpora Dorong Lahirkan Kader Entrepreneur

Gibran Ketua Pertimbangan Karang Taruna
Gibran Ketua Pertimbangan Karang Taruna

Jakarta (gokepri.com) – Pengurus Nasional Karang Taruna mengumumkan kepengurusan periode 2020-2025. Putra Presiden Jokowi Gibran Rakabuming dan menantu Wapres Ma’ruf Amin Muhammad Rapsel Ali masuk ke majelis pertimbangan.

“Melalui proses panjang kepengurusan Karang Taruna periode ini akan menjadi The Dream Team untuk 5 tahun ke depan. Karena tidak sedikit tokoh-tokoh bangsa yang terlibat dan ingin berpartisipasi dalam mengurai permasalahan sosial bangsa ini, membantu pemerintah dan masyarakat,” kata Ketua Umum Karang Taruna Nasional Didik Mukriyanto di Hotel Grand Zuri BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (26/9/2020).

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendorong organisasi Karang Taruna lebih banyak berperan di bidang ekonomi terutama melahirkan banyak kader sosial entrepraneur atau wirausahawan yang berjiwa sosial.

Hal ini disampaikan Menpora Amali dalam sambutannya mewakili Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna ke-61 secara virtual, Minggu siang. Turut hadir dalam acara ini, Presiden Joko Widodo, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Wiranto, Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa’adi, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna, Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna, Didik Mukrianto dan lainnya.

“Saya senang mendengarkan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum Didik Mukrianto, kemudian oleh Pak Gibran (Ketua Dewan Pertimbangan Karang Taruna) bahwa ke depan Karang Taruna akan lebih didorong perannya kepada peran-peran ekonomi,” ujar Menpora Amali.

Sebab, menurut Menpora Amali, sekarang bangsa ini tengah menghadapi pandemi covid-19 yang berdampak luas terhadap masyarakat, baik ekonomi maupun sosial. Dan, saat ini pemerintah sedang berusaha sekuat tenaga untuk melakukan berbagai hal bagaimana menangani pandemi baik dari sisi kesehatan, sosial, maupun membangkitkan kembali ekonomi masyarakat.

Oleh karena itu, Menpora berharap Karang Taruna turut membantu pemerintah dalam menangani pandemi dan memulihkan ekonomi nasional.

“Karang Taruna adalah satu-satunya organisasi yang mempunyai struktur kepengurusan sampai di tingkat bawah, strukturnya itu sampai dengan RT/RW. Memang kepengurusan yang punya struktur sampai di tingkat bawah ini adalah kepengurusan yang memberikan kontribusi positif kepada pembangunan bangsa. Karang Taruna harus digerakkan bersama-sama dengan pemerintah dalam proses pembangunan bangsa agar dirasakan masyarakat eksistensinya,” kata Menpora Amali.

Di samping itu, ke depan bangsa Indonesia akan menghadapi bonus demografi dimana usia produktif lebih banyak dari usia yang tidak produktif. Hal ini kalau tidak bisa dimanfaatkan dengan baik, maka menjadi manfaat buat bangsa ini.

“Tetapi kalau kita salah mengelola bonus demografi ini, maka itu akan menjadi mudarat, akan membebani bangsa ini,” katanya mengingatkan.

Dengan demikian, untuk pemulihan ekonomi dan menghadapi bonus demografi tersebut, Menpora Amali mendorong kewirausahaan di kalangan pemuda. Menpora pun mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan Karang Taruna agar kedepan peran-peran diarahkan ke entrepreneur termasuk rencanannya untuk menerbitkan kartu yang terkoneksi ke marketplace.

“Ini satu hal yang saya kira akan menjadi keunggulan dari Karang Taruna dan kalau ini tergarap dengan bagus sampai dengan struktur yang paling bawah, maka tentu kita tidak terlalu kesulitan mendorong semangat kewirausahaan di kalangan pemuda,” pungkasnya.

Menpora Amali mengingatkan bahwa kewirausahaan sangat penting, sebab hal tersebut menjadi ukuran kemajuan suatu bangsa seberapa banyak masyarakatnya yang bergerak di bidang kewirausahaan.

“Oleh karena itu, Karang Taruna bisa mendorong para anggotanya, para kader-kadernya menjadi job creator, menjadi penyedia lapangan kerja buat masyarakat lainnya, dengan inovasi-inovasi dengan kreativitas-kreativitas yang menciptakan lapangan pekerjaan melalui wirausahaannya. Bukan menjadi beban, bukan menjadi job seeker atau menjadi pencari kerja,” tukasnya.

Menpora pun memuji Karang Taruna, karena tidak hanya mendorong kadernya bergerak di bidang kewirausahaan tetapi ada balutan sosial social.

“Ini tidak ada di tempat lain, hanya ada di Karang Taruna, serius mendorong orang boleh berwirausaha, orang boleh melakukan pengembangan ekonomi. Tetapi dia punya jiwa sosial interpreneur sosial,” pungkasnya. (wan)

Baca juga: Solidaritas di Tengah PPKM Darurat

BAGIKAN