Ganda Campuran Papua-Kepri Juarai Turnamen Biliar Bola Sembilan

Atlet pebiliar putra dari Kepri, Andri dan Silviana Lu, atlet putri dari Papua menjuarai Turnamen Terbuka Bola Sembilan yang digelar Pengprov POBSI Jawa Tengah di Pekalongan.
Atlet pebiliar putra dari Kepri, Andri dan Silviana Lu, atlet putri dari Papua menjuarai Turnamen Terbuka Bola Sembilan yang digelar Pengprov POBSI Jawa Tengah di Pekalongan.

Pekalongan (gokepri.com) – Atlet pebiliar putra dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Andri berhasil menorehkan prestasi membanggakan di turnamen biliar. Ganda campuran yang berpasangan dengan Silviana Lu, atlet putri dari Papua ini menjuarai Turnamen Terbuka Bola Sembilan yang digelar Pengprov POBSI Jawa Tengah di Pekalongan.

Turnamen ganda campuran ini diselenggarakan selama empat hari, dari tanggal 19 sampai 22 November 2021. Pesertanya mencapai 24 pasangan ganda campuran dari seluruh Indonesia.

Andri-Silviana menjuarai turnamen itu setelah di partai final mengalahkan pasangan ganda campuran dari Jawa Barat, Irsal A Nasution dan Amanda R, dengan skor 8-3.

Pada game pertama hingga game keempat, Silviana dan Andri langsung menekan dan berhasil membuka kemenangan 4-0. Walaupun tertinggal jauh, pasangan Jabar sempat mengejar hingga skor berubah menjadi 4-1.

Silviana dan Andri memimpin jauh dengan skor 7-2, meskipun Irsal dan Amanda mampu menambah satu kemenangan menjadi 7-3, yang merupakan angka terakhir yang dapat mereka raih. Silviana dan Andri menyudahi perlawanan Irsal dan Amanda dengan skor 8-3.

“Sebenarnya, pada awalnya kami juga bingung harus bermain bagaimana, karena kita sama-sama pemain muda, dimana kami banyak menghadapi pemain senior. Tetapi match by match-nya selalu kita evaluasi sehingga bisa sampai di final,” kata Silviana.

Silviana dan Andri baru pertama kali berpasangan di kejuaran ini. Mereka pernah bersama-sama di pelatnas, sehingga mengenal satu sama lain.

Andri merupakan atlet muda berpotensi besar. Saat ini berusia 19 tahun, namun ia mampu berkompetisi dengan atlet senior yang memiliki banyak prestasi di tingkat nasional. Andri salah satu atlet pelatnas termuda.

“Untuk permainan di ganda campuran dia memiliki kemampuan team work yang sangat baik sehingga kami tidak memilki hambatan ketika bertanding.” kata Silviana Lu mengomentari Andri.

Kejuaraan ganda campuran bola sembilan di Pekalongan yang mengadopsi sistem turnamen profesional ini diharapkan mampu memberikan pelajaran bagi para peserta untuk mengetahui seperti apa pertandingan profesional di luar negeri.

Ketua Umum Pengprov POBSI Jawa Tengah Willyanto, SE mengharapkan para atlet mendapatkan pengetahuan tentang aturan turnamen internasional.

“Suatu saat bila peserta akan mengikuti turnamen pro di luar, minimal sudah mengetahui bagaimana cara melakukan registrasi pendaftaran sampai ketentuan aturan dari turnamen tersebut. Saya juga berharap agar turnamen ini bisa jadi pelopor yang akan diikuti oleh daerah-daerah lain untuk lebih menggalakkan turnamen putri,” katanya. (wan)

Baca juga: PON XX PAPUA: Kepri Targetkan Tujuh Emas

Pos terkait