Dispar Kepri Optimistis e-VoA Jadi Terobosan Sektor Pariwisata

Dinas Pariwisata Kepri
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri Luki Zaiman Prawira. Foto: Dok. Dispar Kepri

BATAM (GoKepri.com) – Penerapan electronic Visa on Arrival atau e-Voa dinilai menjadi kemajuan dan terobosan bagi sistem keimigrasian Indonesia. Mempermudah lalu lintas pelancong mancanegara, memberi citra positif sektor pariwisata.

Apresiasi datang dari Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang menganggap e-VoA adalah sebuah terobosan. Plt Kepala Dinas Pariwisata Kepri Luki Zaiman menyebut dengan adanya aplikasi itu diharapkan kunjungan wisatawan mancanegara maupun pembisnis bisa meningkat di Kepri. “Pemerintah Provinsi Kepri sangat menyambut baik adanya aplikasi ini sebagai sarana mempermudah bagi wisman,” ujarnya Jumat 11 November 2022.

Baca Juga: Electronic VoA Resmi Diluncurkan, Permudah Wisatawan Mancanegara Masuk Indonesia

Ia mengatakan selama ini banyak wisman yang kesulitan dalam mengurus VoA, mulai aturan yang berubah-ubah dan kesulitan lainnya. Kemudahan dan kecepatan layanan keimigrasian ini diharapkan dapat meningkatkan antusias masyarakat dunia untuk berkunjung ke Kepri.

Dengan adanya kemudahan itu, Kepala Dinas Pariwisata menargetkan kunjungan wisman bisa lebih dari 5 ribu per hari. “Diharapkan dengan adanya terobosan ini membuat minat wisman semakin banyak untuk berwisata di Kepri,” kata dia.

Kabid Infokim Imigrasi kelas 1 Batam Tessa Harumdila mengatakan khusus di Kota Batam penerapan e-VoA masih menunggu juknis dari pusat. Sehingga penerapannya belum diberlakukan. “Baru diluncurkan kemarin belum ada Juknisnya,” kata dia.

Diberitakan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI resmi meluncurkan aplikasi electronic Visa on Arrival (e-VoA) melalui website molina.imigrasi.go.id untuk mempermudah layanan keimigrasian bagi wisatawan luar negeri yang ingin masuk ke Tanah Air.

“Kebijakan e-VoA yang dihasilkan dari inovasi Ditjen Imigrasi ini merupakan kebijakan yang sangat strategis,” kata Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Widodo Ekatjahjana melalui keterangan tertulis, Kamis 10 November 2022.

Penerapan electronic VoA diharapkan dapat berkontribusi nyata untuk mendorong masuknya wisatawan mancanegara maupun pebisnis dari seluruh dunia ke Indonesia.

Kemudahan dan kecepatan layanan keimigrasian ini, kata dia, dapat meningkatkan antusiasme masyarakat dunia untuk datang ke Indonesia. Hal itu akan berdampak positif terhadap roda perekonomian negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait