Cuaca Buruk, Harga Ikan dan Sayur Mayur di Tanjungpinang Melonjak

Satrol Lantamal IV Tanjungpinang melaksanakan serbuan bansos dengan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada nelayan di daerah operasi, Minggu (8/8/2021) siang.
Satrol Lantamal IV Tanjungpinang melaksanakan serbuan bansos dengan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada nelayan di daerah operasi, Minggu (8/8/2021) siang.

Tanjungpinang (gokepri.com) – Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi akhir-akhir ini menyebabkan harga pangan, utamanya ikan dan sayur-mayur menjadi mahal. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian melalui Kepala Bidang (Kabid) Stabilisasi Harga dan Pengembangan Ekspor Impor, M. Endy Febri.

“Imbas curah hujan tinggi harga sayur bayam naik karena gagal panen. Kalau ikan laut, rata-rata naik akibat kondisi cuaca buruk,” katanya, Minggu (5/9/2021).

Namun, beberapa komoditi lainnya seperti cabe dan bawang tergantung stok. Tapi sejauh ini harganya stabil.

Menurut Endy, setelah PPKM level 4, boleh dikatakan stok barang pokok tercukupi dan perdagangan di pasar rakyat sudah lebih ramai dibanding awal penerapan level 4. “Alhamdulillah, stok pangan tercukupi dan masyarakat sudah mulai ramai berbelanja ke pasar,” katanya.

Sementara itu, Pengelola Pasar Baru BUMD, Pramuji mengatakan kondisi pasar pada posisi PPKM level 3 dan level 4 memang ada perubahan walaupun masih belum seperti kondisi normal. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pengunjung pasar dan pedagang yang ada di pasar serta jam operasional pasar.

“Pada level 4 kemarin, pengunjung pasar relatif sepi, sekitar jam 10.00 WIB, pedagang ada yang mulai berkemas. Bahkan, untuk di lantai II Pasar Baru, banyak yang tidak buka kiosnya,” ucapnya.

“Setelah penerapan PPKM level 3, kondisi pasar sudah ada sedikit perubahan. Baik dari jumlah pengunjung, jumlah meja atau kios yang buka dan jam tutup kios,” katanya menambahkan.

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Baru I Tanjungpinang, Sam (32), mengaku sejak musim hujan dirinya lebih sedikit mendapat ikan dari nelayan. Sehingga hampir semua jenis ikan yang dijual mengalami kenaikan harga.

Seperti ikan selar saat ini mulai susah didapatkan, walaupun ada yang menjual harganya lebih mahal Rp60-65 ribu per kilogram (kg). Sementara biasanya hanya dijual Rp40-45 ribu per kg.

Baca juga: Nelayan Masuki Masa Paceklik, Harga Ikan Ikut Naik

“Umumnya pada naik, karena ikan yang masuk juga sedikit,” kata Sam.

Dari pantauan harga yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian di Pasar Baru pada Kamis (2/9), tercatat harga bawang merah Jawa di kisaran Rp32-35 ribu per kg. Kemudian bawang putih di kisaran Rp30-31/kg, cabe merah di kisaran Rp30.000/kg, daging ayam di kisaran Rp38.000/kg, sayur bayam Rp16.000/kg, dan ikan selar di kisaran Rp50-65 ribu per kg. (wan)

Pos terkait