BATAM (gokepri) — Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dipusatkan di Kota Batam. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menempatkan kawasan industri sebagai fokus penguatan budaya keselamatan kerja.
Keputusan ini sekaligus menegaskan posisi Batam sebagai kawasan industri strategis di Kepri. Aktivitas kerja yang tinggi membuat isu keselamatan dan kesehatan kerja menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepri, Diky Wijaya, mengatakan sebagian besar agenda Bulan K3 tahun ini digelar di Batam dengan melibatkan pekerja, pelaku usaha, dan unsur pemerintah.

Baca Juga: PLN Batam Perkuat Komitmen K3 melalui Apel Bulan K3 Nasional 2026
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel akbar Bulan K3 yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Februari 2026 di kawasan industri Batamindo. Apel ini akan diikuti pekerja dari berbagai sektor industri, instansi terkait, serta perwakilan pemerintah provinsi.
“Apel akbar menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat penerapan K3, terutama di kawasan industri dengan tingkat aktivitas kerja yang tinggi,” ujar Diky.
Bulan K3 Nasional 2026 mengusung semangat profesionalisme yang andal dan kolaboratif. Tema ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.
Menurut Diky, penerapan K3 kini tidak lagi sebatas memenuhi kewajiban regulasi. K3 telah menjadi bagian dari tata kelola industri modern yang berorientasi pada keberlanjutan dan daya saing.
Selain apel akbar, Bulan K3 juga diisi dengan kegiatan jalan santai pada 8 Februari 2026. Kegiatan ini terbuka bagi pekerja dan pelaku usaha sebagai ruang membangun kebersamaan.
Jalan santai akan dipusatkan di Lapangan Community Center Batamindo mulai pukul 06.00. Agenda ini dilengkapi senam bersama dan pemeriksaan kesehatan.
Seluruh rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional 2026 dipusatkan di Batam. Pemerintah berharap momentum ini dapat memperkuat kesadaran dan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh sektor usaha, khususnya di kota yang menjadi motor industri Kepri.
Baca Juga: Hasil Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3 Noel Cs di Kemenaker Capai Rp 201 Miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News







