Jakarta (gokepri) – Anggaran Pertahanan menjadi salah satu tema debat Calon Presiden (Capres) yang paling sengit dibahas oleh tiga kandidat. Capres dari pasangan nomor urut dua, yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sempat melontarkan pernyataan soal kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menolak usulan anggarannya, sehingga indeks pertahanan Indonesia stagnan.
Debat Capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Minggu (7/1/2024) tadi malam, bertema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik.
Menyoal soal anggaran pertahanan, Menteri Keuangan Sri Mulyani pada awal tahun sudah membeberkan realisasi belanja modal Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Realisasi belanja modal dari kementerian yang dipimpin oleh Prabowo tersebut tercatat naik paling tinggi dibanding kementerian/lembaga (K/L) lain sepanjang 2023.
Baca Juga:
- Mengapa Anies dan Ganjar Kompak Menyerang Prabowo di Panggung Debat
- Pengamat HI: Solusi Tiga Capres soal Laut China Selatan Kurang Mendalam
Sri Mulyani memaparkan, terdapat empat K/L yang realisasi belanja modalnya melonjak paling signifikan, yakni Kemenhan melonjak 36 persen, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) 33,5 persen, Polri 12,8 persen, dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 10 persen.
Rinciannya, realisasi belanja modal Kemenhan naik 36 persen dari Rp52,1 triliun pada 2022 menjadi Rp70,9 triliun pada 2023. Sri Mulyani menjelaskan anggaran belanja modal digunakan untuk berbagai modernisasi alutsista, non-alutsista, dan sarana prasarana pertahanan.
“Dari mulai alat apung, kapal perang, kapal angkatan laut, kendaraan tempur, dan pesawat udara, rudal, kapal selam, itu semua terealisasi di belanja modal Kemenhan,” ujar Sri Mulyani dikutip dari Bloomberg.
Selanjutnya, belanja modal Kementerian PUPR naik 33,5 persen, dari Rp77,6 triliun jadi Rp103,6 triliun. Dana digunakan untuk jalan, irigasi dan jaringan.
Kemudian, belanja modal Polri naik 12,8%, yakni dari Rp30,3 triliun menjadi Rp34,2 triliun. Dana digunakan untuk membeli alat material khusus (Almatsus), sarana prasarana, mulai dari transportasi taktis darat, persenjataan, amunisi, dan penginderaan. Terakhir, belanja modal Kementerian Perhubungan naik 10% dari Rp15 triliun menjadi Rp15,2 triliun.
Sebelumnya dalam acara debat KPU, Capres nomor urut 3 Ganjar Prabowo mengkritik Capres nomor urut dua tersebut yang sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto karena indeks pertahanan Indonesia turun sejak dipimpin oleh Prabowo.
Namun, Prabowo membantah hal tersebut bukan salah dirinya namun disebabkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani karena terkait anggaran Kementerian Pertahanan. “Jadi pak Ganjar, saya sudah berencana tetapi yang menentukan termasuk Menteri Keuangan,” ujar Prabowo dalam debat Capres ke-3, Minggu (7/1/2024).
Prabowo juga mengatakan selama 4 tahun jadi Menteri Pertahanan banyak masalah yang dihadapi termasuk Covid-19. “Di mana terjadi re-focusing, jadi banyak yang kita ajukan tidak disetujui oleh Menteri Keuangan,” ujarnya.
“Jadi, sebagai seorang menteri, sebagai seorang team player, saya harus loyal, jadi saya tidak banyak bicara di depan umum,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama dia menjawab kritik Ganjar yang suka membeli alusista bekas. Menurut Prabowo, dari zaman Bung Karno Indonesia juga membeli pesawat dan kapal selam bekas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









