Batam Raih Penghargaan Daerah Perbatasan Terinovatif di IGA 2024

Penghargaan Daerah Perbatasan Terinovatif
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Batam, Yusfa Hendri, menerima penghargaan untuk Kota Batam sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024. Foto: Pemko Batam

BATAM (gokepri) – Kota Batam meraih penghargaan sebagai Daerah Perbatasan Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Batam, Yusfa Hendri, menyampaikan dalam kategori tersebut, Batam bersanding dengan Kabupaten Bintan dan Sambas.

“Alhamdulillah, Kota Batam masuk sebagai salah satu daerah terinovatif di Indonesia. Semoga prestasi ini terus ditingkatkan dan menjadi pemacu untuk terus berinovasi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yusfa di Batam, Sabtu 7 Desember 2024.

Ia menjelaskan Batam memiliki dua inovasi yang masuk nominasi IGA 2024, yaitu Sistem Informasi Manajemen Reklame (SIMREK) dan Kontrasepsi Terintegrasi Pemeriksaan SADANIS IVA (KONSER DIVA).

Baca: 13 ASN Pemko Batam Pensiun, Termasuk Kepala Disdukcapil Heryanto

SIMREK, yang dikembangkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, masuk dalam kategori inovasi digital. Program ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan pajak reklame melalui digitalisasi. Dengan sistem ini, efisiensi dan akurasi pemungutan pajak daerah dapat ditingkatkan.

Sementara itu, KONSER DIVA masuk kategori inovasi non-digital. Program yang dikembangkan oleh Puskesmas Tiban Baru ini bertujuan meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi. Fokus utamanya adalah deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.

“Program ini mendapat respons positif dari masyarakat, terutama perempuan. Setiap bulan, jumlah peserta pemeriksaan IVA dan kanker payudara terus meningkat,” jelas Yusfa.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengapresiasi inovasi daerah yang berkembang pesat. Ia menekankan pentingnya konsistensi kepala daerah dalam menyusun dan memperbaiki strategi inovasi demi memperkuat daya saing.

Ia juga mengimbau pemerintah daerah dengan tingkat inovasi rendah agar terus berupaya belajar dari daerah lain yang lebih inovatif.

“Budayakan inovasi sebagai kunci untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, dan daya saing daerah akan meningkat,” ujar Ribka di Jakarta, Kamis 5 Desember.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait