Tanjungpinang (gokepri) – Menyambut akhir tahun, Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri menghadirkan rangkaian acara wisata yang memikat.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri Luki Zaiman mengimbau agar masyarakat Kepri tak perlu keluar daerah untuk berlibur.
“Kita ramaikan event di Kepulauan Riau,” kata dia, saat dihubungi, Selasa 31 Oktober 2023.
Baca Juga: Banyak Event Internasional di Kepri, Kunjungan Wisman Meningkat
Ia merinci, pada bulan November 2023 event pertama akan di buka dengan fashion show Dekra Fest yang digelar 2-4 November 2023 di Gedung Daerah Tanjungpinang. Lalu Pencak Silat International Championship yang akan digelar 17 -21 November 2023.
“Semua tiket gratis. Masih bayak lagi event apalagi di Batam,” kata dia.
Selanjutnya, 11 November 2023, Pranala Festival di Trans Convention Center Tanjungpinang akan menjadi tempat bertemunya Fiersa Besari dan band lokal Tanjungpinang.
Kemudian, Bintan Culture Festival akan kembali diselenggarakan pada 1 Desember 2023 di Gedung Ex Astaka MTQ Trikora, Teluk Bakau, Kabupaten Bintan. Lokasi ini menjadi salah satu objek wisata Kepulauan Riau.
Rangkaian acara Bintan Culture Festival terdiri dari Festival Tari Melayu, Pertandingan Tari Melayu Kreasi, Pertunjukan Kesenian Nusantara, Karnaval Budaya, dan Bazar Ekraf/UMKM se-Kabupaten Bintan. Bintan Culture Festival Tahun 2023 kali ini mengusung Tema “Pariwisata Maju, Budaya Lestari (Growing Tourism with Cultural Sustainability)”.
“Bintan Culture Festival Tahun 2023 kali ini mengusung Tema Pariwisata Maju, Budaya Lestari (Growing Tourism with Cultural Sustainability),” kata dia.
Ia berharap, banyaknya event di Kepulauan Riau dapat mendokrak kunjungan wisatawan di Kepulauan Riau.
Berdasarkan data, per Juli 2023, jumlah kunjungan wisman mencapai 121.100 jiwa. Angka ini meningkat 50,97 persen dibandingkan Juli 2022.
Jika di hitung secara kumulatif wisman dari Januari – Juli 2023 jumlah kunjungan mencapai 849.979 kunjungan naik di banding 2022 yang hanya 748.154 kunjungan.
Kunjungan wisman terbanyak masih berasal dari negara tetangga Singapura yang presentasenya mencapai 53,50%, disusul wisman Malaysia 14,85%, wisman Tiongkok 4,99%, wisman India 3,85%, wisman Filipina 2,42%.
“Wisman dari Singapura dan Malaysia paling dominan karena berdekatan dengan Kepri. Disusul dengan negara lainnya,” kata dia.
Luki mengatakan Pemernitah Daerah berkomitmen akan meningkatkan jumlah kunjungan turis ke Kepulauan Riau melalui kegiatan-kegiatan internasional.
Pihaknya berharap kegiatan internasional dapat membangun “Tourism Linkage Network” antar provinsi se- Sumatera.
“Ini komitmen pemerintah daerah,” kata dia. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti







