JAKARTA (gokepri.com) – Bangunan majelis taklim di Ciomas, Bogor, Jawa Barat, ambruk saat dipakai maulidan, Minggu (7/9) pagi. Akibat peristiwa itu, empat orang meninggal dunia dan ratusan orang terluka.
Keempat korban meninggal saat perawatan di tiga rumah sakit di Kota Bogor. Berikut identitas korban meninggal dunia:
1. Ibu Irni Susanti, meninggal dunia di RS Medika Dramaga, alamat Kp. Ciapus, Sukamakmur, Ciomas
2. Ibu Ulan, meninggal dunia di RS PMI, alamat Kp. Ciapus, Sukaluyu, Tamansari
3. Ibu Nurhayati, meninggal dunia di RS PMI, alamat Kp. Kompas, Desa Sukaluyu, Tamansari
4. Ibu Yuli, meninggal dunia di RS UMMI, alamat Desa Sukamakmur
Lokasi majelis ambruk kini sudah dipasangi garis polisi berwarna kuning. Tampak sejumlah petugas TNI, Polri, dan BPBD sedang menyisir lokasi memastikan lokasi aman dan tidak ada barang milik warga yang tertinggal.
Puing sisa bangunan yang ambruk tampak masih berserakan di lokasi. Sejumlah batang bambu yang digunakan untuk penyangga bangunan masih dibiarkan bertumpuk di sisi tembok bangunan.
Bangunan yang digunakan untuk majelis taklim ini tampak berdiri di lahan dengan kontur miring. Di belakang bangunan tampak lahan kebun warga yang tidak memiliki akses jalan.
Di lokasi, tampak warga berkerumun untuk melihat langsung lokasi majelis ambruk. Mereka datang silih berganti dari berbagai wilayah.
“Kalau saya dari (Desa) Sukaluyu, bukan orang sini. Nggak tahu kejadiannya gimana, makanya ini mau lihat-lihat aja. Ada tetangga saya yang kemarin ikut maulidan di sini, Alhamdulillah nggak apa-apa,” kata Sofiatul Husna ditemui di lokasi majelis ambruk.
Bupati Bogor Rudy Susmanto sebelumnya meninjau bangunan majelis taklim ambruk saat peringatan maulid nabi di Ciomas. Rudy menyebut jumlah korban luka mencapai 84 orang ditangani di sejumlah rumah sakit. *
(sumber: detik.com)









