Awal Tahun 2021, Ekspor Rumput Laut Batam Capai 506 Ton

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono melepas ekspor rumput laut Batam. (FOTO : IST)

Batam (gokepri.com) – Jumlah ekspor rumput laut kering asal Batam mengalami peningkatan di awal tahun 2021. Periode Januari hingga 9 Maret 2021 tercatat sekitar 506 ton rumput laut kering yang diekspor ke luar negeri.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina mengatakan pada Senin (9/3/2021) lalu sebanyak 79,5 ton rumput laut kering asal Batam, diekspor ke Tiongkok.

“Pelepasan ekspor senilai lebih dari Rp307 juta ini dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono di PT. Kencana Bumi Sukses Pulau Nipah Jembatan II,” kata Rina, Rabu (10/3/2021).

HBRL

Menurut dia, ekspor rumput laut dari Batam mengalami peningkatan yang signifikan di awal 2021. Sejak Januari hingga 9 Maret, ekspor rumput laut mencapai 506 ton. Angka ini hampir setengah volume ekspor rumput laut selama tahun 2020, yakni 1.149,92 ton.

“Ini peningkatan yang luar biasa, baru awal tahun sudah hampir setengah dari total ekspor tahun lalu,” jelas Rina.

Kepala Stasiun KIPM Batam, Anak Agung Gede Eka Susila mengatakan peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Batam mulai tertarik dan menjadikan rumput laut sebagai mata pencaharian alternatif.

Jika semula dianggap sampah yang mengotori tepi pantai, kini masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari rumput laut jenis Sargassum ini.

“Bahkan menghasilkan devisa negara setelah bisa diekspor. Saat ini rumput laut menjadi primadona masyarakat pulau-pulau di Kota Batam,” katanya.

Agung menjelaska bahwa SKIPM Batam mencatat saat ini ada sekira 150 masyarakat nelayan yang menggeluti usaha rumput laut. Dari usaha tersebut, penghasilan rata-rata mencapai Rp5-6 juta setiap bulan.

(ard)

|Baca Juga : Rumput Laut Batam Tembus Pasar Dunia

Pos terkait