LONDON (gokepri) – Arsenal melanjutkan dominasinya di Liga Champions dengan menghancurkan Atletico Madrid 4-0 di Emirates Stadium pada 21 Oktober. Empat gol The Gunners, yang semua tercipta di babak kedua, memperpanjang rekor kemenangan beruntun mereka menjadi tiga laga tanpa kebobolan dan memuluskan jalan menuju babak gugur.
Pertandingan yang awalnya berjalan ketat berubah menjadi pesta gol Arsenal lewat kontribusi Gabriel, Gabriel Martinelli, dan dua gol dari Viktor Gyokeres. Kemenangan telak ini membuat skuad asuhan Diego Simeone terkejut dan rekor tak terkalahkan mereka dalam enam laga terakhir di semua kompetisi harus terhenti.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan kepuasannya. “Ini adalah pertandingan yang sulit. Setelah gol pertama, mereka sedikit terbuka, dan lebih mudah bagi kami untuk menemukan ruang. Kami sangat senang dengan hasilnya,” kata Arteta. “Di level Liga Champions, Anda benar-benar harus meningkatkan permainan, dan kami jelas melakukan itu di setiap fase permainan.”
Di kubu yang kalah, Simeone mengakui timnya dihukum karena kesalahan individu. “Ini bukan karena nasib buruk, ini karena kesalahan,” ujar pelatih asal Argentina itu. “Mereka memanfaatkan kesalahan kami sebaik-baiknya, dan semua peluang besar mereka berubah menjadi gol.”
Mengawali laga dengan penuh percaya diri setelah memuncaki Liga Primer Inggris, Arsenal langsung menekan. Peluang emas pertama datang ketika tembakan Eberechi Eze terdefleksi dan membentur mistar gawang. Beberapa saat kemudian, Bukayo Saka juga digagalkan oleh blok dari kiper Atletico, Jan Oblak.
Tim tamu juga sempat mengancam. Kiper Arsenal, David Raya, hampir membuat kesalahan fatal ketika ia tertangkap menguasai bola jauh dari areanya, beruntung tembakan Julian Alvarez dari sudut sempit melebar. Ancaman Alvarez berlanjut di babak kedua, di mana tembakan melengkungnya membentur mistar gawang. Skor masih 0-0, namun keseimbangan pertandingan akan segera goyah.
Arsenal membuka keran gol pada menit ke-57. Bek Gabriel memecah kebuntuan lewat sundulan terarah, memanfaatkan tendangan bebas melengkung dari Declan Rice. Kombinasi Rice-Gabriel yang dikenal mematikan melalui bola mati, membuat pertahanan Atletico tertegun.
Tujuh menit berselang, Arsenal menggandakan keunggulan. Lewis-Skelly mengoper kepada Martinelli, yang dengan tenang menyambutnya dengan sepakan kaki samping melewati Oblak. Martinelli kini selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan Liga Champions musim ini.
Gyokeres kemudian ikut mencatatkan namanya. Ia mencetak gol pertamanya malam itu setelah tembakannya memantul masuk ke gawang. Gol tersebut mengakhiri puasa gol sembilan pertandingan untuk klub dan negara. Striker asal Swedia itu mencetak gol keduanya tak lama berselang, lagi-lagi dari situasi bola mati yang gagal diantisipasi pertahanan Atletico.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Arsenal menjadi sembilan laga di semua kompetisi. The Gunners kini mengoleksi sembilan poin di fase grup, hasil dari tiga kemenangan tanpa kebobolan, dan hampir pasti lolos ke babak gugur. REUTERS
Baca Juga: Arsenal Geser Liverpool di Klasemen Sementara Liga Inggris
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






