Apartemen di Batam Jadi Primadona Pembeli Ekspatriat

Apartemen batam
Salah satu apartemen di Baloi, Batam. GOKEPRI/CANDRA GUNAWAN

BATAM (gokepri) – Batam makin menarik bagi ekspatriat yang ingin membeli properti. Selain lokasi strategis dekat Singapura, harga rumah dan apartemen jauh lebih murah dibanding Jakarta.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Batam, Robinson Tan, menyebut harga apartemen di Batam bisa didapat mulai Rp1 miliar, sedangkan rumah tapak sekitar Rp2 miliar. “Di Jakarta, apartemen bisa Rp5 miliar, landed house bahkan tembus Rp10 miliar,” ujarnya.

Daya tarik lain adalah kemudahan syarat pembelian. WNA cukup memiliki paspor atau KITAS untuk membeli properti. Jika membeli unit minimal Rp1 miliar hingga Rp2 miliar, mereka bisa mengurus second home visa. “Ini jadi insentif tambahan bagi pembeli asing,” kata Robinson.

HBRL

Seiring semakin jelasnya regulasi kepemilikan bagi WNA, antusiasme ekspatriat meningkat. Awalnya sempat ragu, kini banyak yang berani membeli setelah mendengar testimoni positif pembeli pertama. “Penjualannya naik dibanding tahun lalu,” tambahnya.

Tak hanya segmen menengah atas, pasar menengah bawah juga menunjukkan tren positif. Robinson berharap pertumbuhan sektor industri dan manufaktur ikut mendorong perkembangan properti secara menyeluruh. “Middle low juga bagus,” ujarnya.

Ia menilai dukungan pemerintah daerah penting untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif. Salah satunya, penyelesaian persoalan banjir. “Kalau banjir bisa diselesaikan, wajah Batam makin menarik dan nilai propertinya ikut naik,” kata Robinson.

Baca Juga: Geliat Pembangunan Properti di Batam Terus Menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti Fedro
Editor: Candra Gunawan

Pos terkait