BINTAN (gokepri.com) – Mengantisipasi potensi cuaca ekstrem akhir tahun 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan mendirikan posko siaga di Pantai Trikora Empat.
Posko ini mulai beroperasi pada 22 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, melibatkan tim gabungan dari berbagai instansi, seperti Basarnas, PMI, Pramuka, Tagana, Satpol PP, hingga aparat desa dan kecamatan.
“Kami menempatkan sekitar dua orang perwakilan dari setiap instansi untuk bersiaga di posko guna menghadapi potensi bencana atau kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bintan, Ramlah, Senin 16 Desember 2024.
Baca Juga: Sembilan Rumah Rusak Dihantam Puting Beliung, BPBD Bintan Gerak Cepat
Selain di Pantai Trikora Empat, BPBD juga mendirikan posko terpadu di halaman kantor BPBD untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.
Menurut Ramlah, Pantai Trikora Empat dipilih sebagai lokasi utama posko karena tingginya jumlah pengunjung, terutama saat libur Natal dan Tahun Baru. Wisatawan tidak hanya berasal dari Bintan, tetapi juga dari Tanjungpinang, Batam, Karimun, Lingga, hingga mancanegara.
“Pantai ini rawan kecelakaan laut. Beberapa insiden pengunjung tenggelam di masa lalu menjadi alasan kami meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Ramlah.
Tim gabungan akan berpatroli di bibir pantai hingga ke perairan untuk mencegah pengunjung berenang terlalu jauh. Aparat Polres Bintan juga membantu mengimbau wisatawan agar mematuhi arahan demi keselamatan mereka.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa wilayah Bintan kini memasuki musim angin utara. Gelombang laut diprediksi mencapai ketinggian dua hingga empat meter, disertai hujan yang diperkirakan masih terus berlangsung hingga akhir tahun.
Selain kecelakaan laut, BPBD juga mengantisipasi bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang dan banjir akibat cuaca buruk. “Kami ingin mewujudkan Bintan sebagai destinasi wisata yang aman sehingga pengunjung merasa nyaman dan ekonomi masyarakat meningkat,” kata Ramlah. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








