Alibaba Bangun Gedung Tertinggi di Singapura

Gedung tertinggi di Singapura
Alibaba akan membangun ulang AXA Tower di Singapura dan menjadikan gedung ini sebagai yang tertinggi di Singapura. Foto: SCMP

Batam (gokepri.com) – Raksasa e-commerce asal China, Alibaba Group, tengah membangun gedung tertinggi di Singapura. Mereka akan menyulap AXA Tower setelah membeli separuh kepemilikan gedung itu yang bernilai USD1,2 juta atau setara Rp17,9 triliun.

Dikutip dari South China Morning Post, Alibaba akan memanfaatkan AXA Tower sebagai jasa perkantoran, hotel, tempat hiburan dan ritel. Lokasinya berada di pusat finansial Singapura, 8 Shenton Way, distrik Tanjong Pagar.

AXA Tower saat ini memiliki 50 lantai tapi setelah dibeli Alibaba, akan ditambah menjadi 63 lantai. Tinggi gedungnya akan menjadi 305 meter dan melewati gedung tertinggi sekarang di Singapura yakni Guoco Tower (284 meter). Lokasi dua gedung ini berada di distrik yang sama.

HBRL

Niat Alibaba menjadikan AXA Tower gedung tertinggi berjalan mulus setelah mendapat izin dari pemerintah Singapura melalui Urban Redevelopment Authority (URA), seperti dilaporkan media Singapura, Channel News Asia.

Menurut laporan itu juga, URA Singapura menyetujui master plan AXA Tower yang tanahnya akan ditambah dari 1,05 juta kaki persegi menjadi 1,24 juta kaki persegi dan terakhir 1,55 kaki persegi.

Alibaba membeli saham kepemilikan AXA Tower pada Juni 2020 dari konsorsium termasuk Perennial Holdings Private Limited. Perusahaan terakhir mayoritas sahammnya sudah delisting sejak September 2020.

Alibaba yang juga pemilik South China Morning Post, menolak berkomentar ketika diwawancara medianya sendiri soal pembangunan ulang AXA Tower.

Pembangunan ulang AXA Tower dinilai menjadi strategi baru investor dalam memasarkan portofolio propertinya dengan melihat tren bekerja pascapandemi. AXA Tower diketahui akan mengintegrasikan perkantoran dan residensial.

“Pasar perkantoran di Singapura akan mampu meredam gelombang ekonomi karena minimnya suplai (kantor baru),” ungkap direktur eksekutif kantor riset dan konsultan, Savills Singapura, dikutip dari South China Morning Post.

Pembangunan ulang AXA Tower diyakini akan menjadikan gedung itu gedung perkantoran dan residensial kelas atas.

Penulis: Candra Gunawan

Pos terkait