BATAM (gokepri) – Rencana Aksi Kamisan di Gerbang Utara Alun-Alun Engku Putri, Batam, Kamis (11/9) sore, batal terlaksana. Gagasan mahasiswa dan aktivis hak asasi manusia itu urung jalan karena minim koordinasi antarpeserta dan sejumlah kendala teknis.
Kapolresta Barelang, Komisaris Besar Polisi Zaenal Arifin, menegaskan penyampaian pendapat di muka umum harus dilaporkan kepada kepolisian. “Penyelenggara wajib menyampaikan pemberitahuan kepada kepolisian,” ujarnya.
Menurut Zaenal, pemberitahuan bukan sebatas formalitas, melainkan bagian dari pengamanan bagi peserta, menjaga ketertiban umum, serta melindungi masyarakat luas. “Kalau kegiatan itu berpotensi provokatif atau mengganggu hak orang lain, tentu kami wajib bertindak. Tapi selama tertib dan sesuai aturan, itu sah-sah saja,” katanya.
Zaenal menambahkan, aparat kepolisian membutuhkan informasi detail soal jumlah massa, penanggung jawab aksi, hingga potensi kelompok lain yang bisa menunggangi. “Itu penting agar kami bisa menjaga keamanan semua pihak,” ucapnya.
Meski aparat telah bersiaga sejak sore, massa aksi tak kunjung hadir. Beberapa mahasiswa yang sempat datang kemudian membubarkan diri. Salah satu peserta, El Ghazali, menyebut cuaca buruk dan kerusakan peralatan sebagai penyebab utama batalnya aksi.
Kehadiran warga Rempang secara mendadak juga ikut memengaruhi. Menurut Ghazali, mereka baru memberi kabar dua jam sebelum aksi dimulai. “Koordinasi yang terlambat ini akhirnya membuat suasana tidak kondusif,” ujarnya.
Aktivis NGO Akar Bhumi, Hendrik Hermawan, menyayangkan kegagalan itu. Ia menilai semangat kolektif dan pemahaman tentang makna Aksi Kamisan belum sepenuhnya dipahami semua pihak.
Sementara itu, Wadi, warga Rempang yang hadir, menyebut Aksi Kamisan seharusnya tetap terbuka bagi siapa saja. “Di Jakarta, kami biasa ikut Kamisan tanpa terlalu banyak birokrasi. Intinya aksi damai. Tapi ya, tentu harus ada komunikasi yang baik,” katanya.
Baca Juga: Batam Kondusif, Kapolresta Barelang Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









