Batam (gokepri.com) – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan memperkuat peran Posyandu Prima dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat.
Melalui pertemuan koordinasi dengan puskesmas, camat, PKK, dan mitra strategis lainnya, Pemko Batam menegaskan pentingnya Posyandu Prima sebagai garda terdepan dalam transformasi layanan primer.
Pertemuan yang berlangsung di Hotel AP Premier, Senin 7 Oktober 2024 ini bertujuan untuk memperkuat pengelolaan Posyandu Prima.
Baca Juga: Insentif 4.034 Kader Posyandu dan Kelurahan Siaga Se-Kota Batam Cair, Ini Komitmen Rudi
Dalam acara tersebut, Staff Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Demi Hasfinul, yang mewakili Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin menekankan perlunya masyarakat mandiri dalam menjaga kesehatan.
“Seluruh pihak harus mendorong budaya hidup sehat yang dimulai dari individu, keluarga, hingga masyarakat luas,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemko Batam.
Selain itu, pertemuan ini juga mengevaluasi pembinaan Posyandu selama tahun 2024 dan memberikan arahan terkait kebijakan integrasi layanan primer (ILP).
“Posyandu kini tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga berperan dalam pendidikan anak dan sektor lainnya,” jelasnya.
Dengan kebijakan baru dari pemerintah pusat, Posyandu semakin strategis dalam mendukung kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
Para peserta juga diminta untuk aktif dalam mendukung pembinaan Posyandu ILP yang kini terintegrasi dengan lima sektor utama. Diharapkan dengan sinergi ini, Posyandu akan menjadi wadah utama dalam screening kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup warga Batam.
Pertemuan yang dihadiri sekitar 270 peserta ini juga membahas pentingnya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang sudah diterapkan di berbagai kelurahan.
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan akan melombakan Kampung Germas terbaik, dan pemenang akan diumumkan pada 29 Oktober 2024 dengan penghargaan berupa biaya pembinaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









