Marlin Dorong Komunikasi Asertif untuk Pembentukan Jati Diri Remaja

komunikasi asertif
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina, membuka sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) tentang remaja sehat di Hotel Golden View, Tanjungpinang, pada Jumat, 20 September 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan wali murid dan tenaga pengajar yang antusias mengikuti pembahasan tentang komunikasi asertif. Foto: Istimewa

BATAM (gokepri) – Komunikasi asertif dapat membantu orang tua dan pendidik memahami dan mendukung remaja dalam proses pembentukan identitas mereka. Selain itu, upaya kolaboratif di antara semua pihak diperlukan untuk mempersiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Pesan ini disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina, saat membuka sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) mengenai remaja sehat di Hotel Golden View, Jumat (20/9/2024).

Ratusan wali murid dan tenaga pengajar hadir dengan antusias mengikuti kegiatan bertema “Dengan Komunikasi Asertif untuk Mendampingi Pembentukan Jati Diri Remaja yang Positif.”

Marlin Agustina memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara tersebut, menekankan pentingnya komunikasi asertif dalam kehidupan.

Komunikasi asertif adalah cara berkomunikasi yang menekankan pengungkapan pendapat, perasaan, dan kebutuhan dengan cara yang jujur dan jelas, sambil tetap menghargai hak dan perasaan orang lain. Ini menciptakan dialog yang sehat, mendorong keterbukaan, dan meminimalisir konflik.

Melalui komunikasi ini, peserta diharapkan dapat menyampaikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain, sambil tetap menghargai hak-hak dan perasaan penerima pesan.

“Ini tema yang luar biasa. Meskipun kita sebagai orangtua, kita perlu memahami komunikasi asertif. Saya yakin para guru di sini mengerti apa yang anak-anak inginkan dan rasakan,” kata Marlin.

Marlin juga mengajak wali murid dan tenaga pendidik untuk berkolaborasi dalam menyiapkan generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.

“Jika generasi kita lemah, sedikit tantangan bisa membuatnya jatuh. Namun, jika kita siapkan generasi yang tangguh, mereka akan tetap tegak,” tegasnya.

Baca: Marlin Resmikan Geudong Kopi, Dorong Pengembangan UMKM di Batam

Ia menambahkan, semua komponen daerah di Batam harus mendukung terciptanya generasi yang siap bersaing saat Indonesia mengalami bonus demografi pada tahun 2045.

“Generasi yang mandiri akan mampu mencari pekerjaan sesuai keinginannya. Jadi, komunikasi asertif ini sangat penting untuk menyiapkan semuanya,” tutup Marlin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait