BATAM (gokepri.com) – Mendekati masa pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Batam ke KPU, berembus kabar adanya rencana koalisi antara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Kedua partai ini diisukan membuat pasangan baru agar tidak melawan kotak kosong. Beberapa flayer calon Walikota dan Wakil Walikota dari kedua partai pun berseliweran di jagad media sosial. Ada nama Nuryanto dan Suryani yang beduet melawan pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra.
Rekomendasi PKS kepada pasangan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra pun dikabarkan dicabut agar dapat menciptakan poros baru.
Baca Juga: PKS Resmi Usung Amsakar-Li Claudia di Pilkada Batam
Sekretaris DPD PKS Kota Batam Warya Burhannuddin membantah kabar terkait partainya mencabut dukungannya untuk pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad dan Li Claudia Chandra. Warya menegaskan, PKS masih solid mendukung pasangan ASLI itu.
“Informasi dari mana. Tak ada itu, kami masih solid jadi pendukungnya Amsakar-Li Claudia,” ujarnya, Senin 12 Agustus 2024.
Kata Warya, pada Minggu malam (11/8/2024) pihaknya masih melakukan pertemuan dan acara konsolidasi dengan pasangan Amsakar- Li Claudia untuk rencana pemenangnya di Pilkada 2024.
“Tidak betul informasi itu, tadi malam saja kami masih mengadakan acara konsolidasi di Batam,” tegas Warya.
Warya menambahkan, saat ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS telah menyerahkan surat keputusan untuk pasangan ASLI. Berbeda dengan partai lain yang masih berupa rekomendasi, sehingga kemungkinan itu masih bisa terjadi.
“Karena SK sudah turun, kalau tak ada kejadian luar biasa nggak akan bisa membatalkan SK tersebut, ” terangnya.
Ia juga mengakui, DPD PKS Batam masih tegak lurus dengan surat keputusan DPP PKS yang dikeluarkan beberapa waktu lalu. Pihaknya juga ingin meluruskan informasi tersebut sehingga tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat Kota Batam.
“Sekali lagi kami pastikan tak ada itu,” pungkasnya.
Hal senada dibenarkan Ketua DPD PKS Kota Batam Yusuf. Dia menegaskan informasi yang beredar tersebut tidak benar dan PKS masih solid mendukung Amsakar-Li Claudia Chandra.
“Hoaks itu tak benar,” ujar Yusuf.
Ketua DPD PDI-P Kota Batam Nuryanto tak ingin berkomentar banyak mengenai adanya informasi dibukanya kembali Koalisi PKS – PDIP di Batam. Ketua DPRD Batam itu menjawab, perpolitikan tingkat daerah sampai saat ini masih bisa berubah
“Masih dinamis,” ujarnya singkat.
Cak Nur sapaan akrabnya Nuryanto menjelaskan seharusnya Pilkada Batam berlangsung dengan lebih dari satu pasangan. Pesta demokrasi, harus ada pilihan pemimpin terbaik. Kalau kemudian kotak kosong, tentu tak ada pembanding. Tapi terlepas dari itu, ia tetap menghormati dinamika politik.
“Yang kami pikirkan kemarin, ada lawan, tapi kan faktanya teman-teman partai lain berpikiran lain,” sambung Nuryanto.
PDIP sebelumnya juga memberikan selamat kepada Amsakar dan Li Claudia. Baginya, secara keikutsertaan partai, Pilkada Batam sudah selesai. Namun, semua itu tetap bergantung kepada masyarakat.
“Secara keikutsertaan peserta Pilkada, itu sudah selesai. Tapi kembali ke masyarakat, tinggal masyarakat menentukan pilihannya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti








