Menyatukan Identitas Maritim, Teknologi dan Kearifan Lokal Kepri di Seminar Nasional Uniba

seminar nasional uniba
Seminar Nasional Tata Ruang Wilayah, Kearifan Lokal dan Kemaritiman yang digelar Uniba di Hotel HARRIS Batam Center, Jumat dan Sabtu, 5 dan 6 Juli. Foto: Uniba

BATAM (gokepri) – Universitas Batam (Uniba) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Seminar Nasional Tata Ruang Wilayah, Kearifan Lokal dan Kemaritiman”. Seminar ini menekankan pentingnya melestarikan kearifan lokal dan budaya maritim di era pembangunan yang semakin canggih.

Diadakan di Hotel Harris Batam Centre, Kota Batam, seminar ini berlangsung selama dua hari, Jumat (5/7/2024) hingga Sabtu (6/7/2024). Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia (ASPI), Adiwan Fahlan Aritenang.

Baca: Uniba dan Polda Kepri Jalin Kerja Sama Program RPL

Tujuan utama seminar ini adalah untuk mendukung implementasi rencana induk riset Magister Perencanaan Wilayah Uniba, serta mewujudkan visi dan misi prodi Magister Perencanaan Wilayah 2020-2030.

Rektor Universitas Batam Samsul Rizal menekankan kekayaan tata ruang wilayah, kearifan lokal dan kemaritiman Kepri yang perlu dikembangkan dan dilestarikan.

“Kepri memiliki potensi luar biasa, dengan 96 persen wilayahnya merupakan kelautan dan 4 persen daratan,” ungkapnya. “Kearifan lokal masyarakat adat Kepri yang hidup dari laut harus dikaji dan dilestarikan.”

Ia menjelaskan seminar ini juga memperkuat posisi strategis kewilayahan Kepri yang berbatasan dengan Singapura, Malaysia, Vietnam dan Thailand. Secara keseluruhan wilayah Kepulauan Riau yang terdiri dari 5 Kabupaten dan 2 Kota.

Prof Samsul Rizal memberikan contoh konkret tentang kearifan lokal yang perlu dilestarikan, seperti cara tradisional masyarakat adat Kepri dalam menangkap ikan dan memanfaatkan sumber daya laut lainnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut Kepri.

Ia pun menambahkan bahwa perkembangan teknologi tata ruang wilayah dan sistem infrastruktur di Kepri harus selaras dengan kearifan lokal dan kemaritiman.

“Potensi kearifan lokal dan kemaritiman yang dimiliki Kepulauan Riau yang luar biasa ini belum tergali dengan optimal,” ujarnya. “Kajian dan pembahasan seminar nasional ini akan berkontribusi dalam memaparkan penanganan faktor penghambat dan mempertahankan faktor kekuatan yang akan sepenuhnya mewujudkan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”

Seminar ini diharapkan dapat memberikan solusi untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan kearifan lokal. Contohnya, teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sumber daya laut, namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan tradisi masyarakat adat.

Seminar Nasional Tata Ruang Wilayah di Universitas Batam ini bukan hanya sebuah acara diskusi. Seminar ini juga dilengkapi dengan beberapa kegiatan lainnya, seperti:

* Workshop Evaluasi Pelaksanaan Inspiring Batch VI (Periode Februari sampai Juni 2024): Workshop ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program Inspiring Batch VI, yang merupakan program pelatihan bagi mahasiswa Magister Perencanaan Wilayah Uniba.

* Persiapan Pelaksanaan Inspiring Batch VII (Periode Agustus sampai dengan Desember 2024): Workshop ini bertujuan untuk mempersiapkan pelaksanaan program Inspiring Batch VII.

* Workshop Kurikulum: Workshop ini bertujuan untuk membahas kurikulum prodi Magister Perencanaan Wilayah Uniba.

* Pertemuan Tahunan Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia: Pertemuan ini merupakan forum bagi para perencana wilayah di Indonesia untuk membahas berbagai isu terkait perencanaan wilayah.

* Tour Batam: Tur ini bertujuan untuk memperkenalkan peserta seminar kepada berbagai tempat wisata di Batam.

Seminar ini menghadirkan narasumber dan moderator yang berpengalaman di bidangnya, seperti:

* Moderator: Dr. Ir. Alpano Priyandes, S.T., M.Sc., IPU
* Keynote Speaker 1: Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A. (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN))
* Keynote Speaker 2: Prof. (HC) Ir. Bambang Susantono, MCP, MSCE, Ph.D. (Utusan Khusus Presiden untuk Kerjasama Internasional Pembangunan IKN)
* Invited Speaker 1: Roby Kurniawan, S.PWK (Bupati Bintan dan Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Kepulauan Riau)
* Invited Speaker 2: Adiwan Fahlan Aritenang, S.T., M.GIT., Ph.D (Ketua Asosiasi Sekolah Perencanaan Indonesia)
* Invited Speaker 3: Prof. Dr. H. Chabullah Wibisono, M.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait