Pemungutan Suara Pilpres AS Dimulai

Pilpres AS
TPS di New York, Selasa (3/11/2020). Foto: New York Times

Batam (gokepri.com) – Tempat pemungutan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) mulai dibuka Selasa (3/11/2020) pagi waktu setempat. Mata internasional akan menyaksikan apakah petahana Presiden Donald Trump kembali terpilih atau penantang dari Demokrat sekaligus mantan wakil presiden Joe Biden kembali ke Gedung Putih.

Pemungutan suara lebih dulu dibuka dari negara bagian New York dan Virgina. Hasil Pilpres akan ditentukan sistem Electoral College.

Electoral college merupakan istilah bagi “pemilih” presiden dan wakilnya yang mewakili setiap negara bagian. Pemilihan oleh electoral college berlangsung setelah pemilihan publik (popular vote).

Pada dasarnya warga Amerika di hari Pemilu AS hari ini tidak memilih langsung calon presidennya melainkan sekadar memberikan suara kepada para “pemilih” tersebut

Dengan sistem pemilihan ini, 50 negara bagian dan Washington DC memberikan suara berdasarkan populasi.

Jumlah pemilih electoral college tergantung dari luas wilayah negara bagian dan populasinya. Dari 50 negara bagian serta Washington DC, total ada 538 pemilih. Seorang calon presiden harus meraih minimal 270 suara untuk menang.

Selain itu, Pemilu AS menganut paham ‘pemenang mengambil semua’. Sehingga seorang kandidat yang berhasil unggul, meski dengan selisih suara yang tipis, dalam popular vote di suatu negara bagian berhak atas seluruh pemilih electoral.

Contoh pasangan calon presiden A mendapatkan 8 juta suara di California. Sementara calon presiden B mendapat 7,5 juta suara. Maka calon presiden A berhak atas 55 orang pemilih yang akan maju ke electoral college.

Pilpres AS 2020 dihelat di tengah pandemi virus corona. Respons publik terhadap penanganan pandemi dan pembukaan aktivitas ekonomi mencuri panggung kampanye Pilpres AS.

Joe Biden sejauh ini memimpin poling nasional di AS. Tapi Trump jelang pemungutan mampu mengejar ketertinggalan. (can)

Editor: Candra Gunawan

Baca Juga:

Pos terkait