Pengungsi Rohingya Kembali Datang, 51 Orang Masuk Langkat

pengungsi rohingya langkat
Sejumlah pengungsi Rohingya tiba di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (22/5/2024). (Foto: Polres Langkat)

Medan (gokepri) – Sekitar 51 pengungsi Rohingya kembali mendarat di Indonesia tepatnya Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu (22/5/2024). Kedatangan mereka disambut dengan bantuan kemanusiaan, namun juga kekhawatiran dari masyarakat setempat.

Badan Pengungsi PBB (UNHCR) tengah berkoordinasi dengan mitra lokal dan otoritas terkait untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai kelompok tersebut.

Baca Juga:

HBRL

“Berdasarkan laporan awal, mereka kebanyakan perempuan dan anak-anak. Kami tengah mengupayakan bantuan kemanusiaan,” jelas Yanuar Farhanditya, asisten komunikasi senior UNHCR, kepada Reuters pada Kamis (23/5/2024).

Para pengungsi Rohingya kerap menjadi korban persekusi di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha. Namun, di Indonesia, mereka juga menghadapi penolakan dari sebagian masyarakat akibat jumlah kedatangan yang terus meningkat.

Menurut laporan Kantor Berita Antara yang mengutip pihak kepolisian, para pengungsi Rohingya tersebut tiba di wilayah Langkat, Sumatera Utara, menggunakan perahu pada Rabu 22 Mei. Mereka ditemukan oleh warga setempat dan kemudian dibawa ke klinik terdekat untuk pemeriksaan kesehatan. Bantuan makanan dan air minum juga telah diberikan.

Kepolisian Resor Langkat menyatakan sebanyak 51 pengungsi Rohingya tiba di Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

“Dari 51 orang itu terdiri dari pria dewasa 42 orang, wanita dewasa tiga orang, anak perempuan empat orang dan anak laki-laki dua orang,” ujar Kasi Humas Polres Langkat AKP Rajendra Kusuma saat dihubungi dari Medan, Kamis.

Dia melanjutkan kedatangan pengungsi Rohingya ini bermula dari informasi warga Desa Kwala Langkat pada Rabu (22/5) yang terdampar di pinggir laut wilayah setempat.

Setelah itu, para pengungsi Rohingya ditemukan oleh warga desa berjalan menuju ke arah pemukiman Desa Kwala Langkat yang sebelumnya dari laut.

“Sementara kapal yang mengangkut para pengungsi Rohingya tersebut tidak ditemukan lagi,” tuturnya.

Rajendra mengatakan setelah pengungsi Rohingya tersebut tiba di darat, pihaknya melakukan pendataan jumlah dan identitas.

Setelah itu, dilakukan cek kesehatan oleh puskesmas setempat, melakukan sidik jari dan memberikan logistik berupa air minum dan makanan.

“Pengungsi Rohingya tersebut berada aula Pantai Tanjung Lampu Ujung Damak, Dusun 4 Desa Kwala Langkat dalam keadaan lengkap di tenda BPBD Kabupaten Langkat dengan pengawalan oleh petugas gabungan TNI, Polri dan instansi terkait,” katanya

Sebelumnya, sebanyak 147 pengungsi asal Rohingya tiba di Desa Karang Gading, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara karena kapal terdampar pada 31 Desember 2023.

Tercatat dari 147 orang itu terdiri dari 53 laki-laki, perempuan 39 orang, anak laki-laki 25 orang dan anak perempuan 30 orang.

Secara umum, kedatangan pengungsi Rohingya di Indonesia dan Malaysia meningkat pada periode November hingga April, saat kondisi laut lebih tenang.

Data UNHCR menunjukkan bahwa tercatat lebih dari 2.300 pengungsi Rohingya tiba di Indonesia sepanjang tahun 2023. Jumlah ini melebihi total kedatangan selama empat tahun sebelumnya. ANTARA | REUTERS

Cek Berita dan Artikel yang lain diĀ Google News

Pos terkait