Padang (gokepri.com) – Jalan nasional Padang-Bukittinggi di Lembah Anai yang sempat terputus akibat banjir bandang pada 11 Mei 2024 lalu perlahan-lahan dalam perbaikan.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi mengatakan, kondisi terakhir jalan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan roda dua secara darurat.
“Informasi terbaru dari Balai Jalan Nasional jalur Lembah Anai bisa dilewati untuk kendaraan roda dua dengan sistem buka tutup,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin, 20 Mei 2024.
Kata Mahyeldi, pemadatan jalan terus dilakukan dengan target selanjutnya bisa dilalui kendaraan roda empat untuk kendaraan pribadi.
Mahyeldi mengungkapkan, akses jalan dan jembatan di Kabupaten Agam maupun Tanah Datar yang terputus telah tertangani sehingga distribusi bantuan logistik pada masyarakat terdampak tidak terkendala lagi.

TNI membantu pendirian 9 jembatan bailey atau rangka baja di sejumlah titik. Selain itu, juga disediakan rumah bongkar pasar atau knock down 200 unit yang dibangun untuk relokasi sementara warga yang bermukim di zona merah.
“TNI membantu kita untuk mengatasi kendala akses putus melalui pendirian jembatan bailey. Di antaranya di Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar dan Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Candung, Kabupaten Agam. Sebagian lainnya masih dalam proses pemasangan,” katanya.
Sementara untuk pertanian, Kementerian Pertanian mengucurkan bantuan mencapai Rp33 miliar.
Bantuan digelontorkan berupa rehabilitasi sawah yang tertimbun material banjir bandang, bantuan benih, pupuk, dan alat mesin pertanian.
Mahyeldi menambahkan, normalisasi sungai yang berhulu di Gunung Marapi dan Singgalang juga dilakukan supaya jika terjadi banjir susulan tidak berdampak parah ke permukiman warga. (*)
sumber: KBRN








