Bawaslu Kepri Hentikan Kasus Dugaan Politik Uang Ria Saptarika

Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril. Foto: Gokepri.com/Engesti

Tanjungpinang (gokepri.com) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kepulauan Riau, menghentikan kasus dugaan politik uang yang melibatkan Calon Legistalif (Caleg) Ria Saptarika dan anaknya Zhafir Saptarika.

Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril mengatakan, berdasarkan rapat pleno bersama sentra Gakkumdu, unsur Polda Kepri dan Kejaksaan Tingggi serta mengadirkan para saksi-saksi, menyatakan bahwa kasus politik uang yang melibatkan Caleg Ria Saptarika dan anaknya tidak memenuhi unsur pidana.

“Jadi tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan,”kata dia, 28 Februari 2024.

HBRL

Baca Juga: Senator Ria Diterpa Isu Politik Uang

Bukti- bukti yang dimiliki Bawaslu tidak dapat membuktikan bahwa, Ria Saptarika dan anaknya bersalah. Menurut dia, penghentian kasus politik uang itu sudah berdasakan hasil kesepakatan rapat pleno yang digelar pada tinggal 27 Februari 2024 kemarin.

“Tidak ada bukti-bukti dan sudah disepakati,” kata dia.

Dengan dihentikannya kasus itu, Ria dan anaknya masih bisa ikut dalam kontestasi Pemilu tahun 2024.

Sebelumnya, Calon DPD RI, Ria Saptarika membantah tuduhan terlibat politik uang di Belakangpadang, Batam. Ia mengatakan bahwa kegiatannya di Belakangpadang merupakan agenda resmi DPD RI untuk menghimpun aspirasi masyarakat.

Dia juga menjelaskan bahwa uang yang dibagikan kepada masyarakat merupakan program resmi DPD RI dan bukan politik uang.

“Lalu, untuk pembagian uang itu memang ada aturannya dan memang wajib disalurkan ke masyarakat. Jadi itu acara resmi DPD RI di Kepri, bukan politik uang sebagai calon DPD,” kata Ria di Batam.

Selain itu, ia juga menanggapi adanya alat peraga kampanye (APK) berupa spanduk dirinya yang kembali maju DPD RI daerah pemilihan Provinsi Kepri pada kontestasi Pemilu 2024 serta kehadiran anaknya di lokasi tersebut.

Dia mengklaim memang menggelar acara di lokasi itu yang merupakan milik orang tua dari stafnya.

“APK itu sudah lama terpasang sebelum kegiatan saya dilaksanakan, bukan baru satu atau dua bulan ini. Terkait adanya anak saya di lokasi itu, bukan sebagai caleg DPRD Batam, tapi ketua panitia acara dan mendampingi kegiatan tersebut,” kata Ria.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis: Engesti

Pos terkait