Listrik di Pulau Dendun Bintan Kini Menyala 24 Jam

listrik di pulau dendun
penandatanganan berita acara serah terima mesin genset dari PLN kepada Pemprov Kepri di Pulau Dendun, Senin (5/2/2024). Foto: ANTARA

Bintan (gokepri.com) – Listrik di Pulau Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan kini menyala 24 jam. Sebelumnya listrik di pulau ini hanya menyala 14 jam dalam sehari.

Peningkatan listrik di Pulau Dendun ini berkat kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dengan PT PLN. Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima mesin genset dari PLN kepada Pemprov Kepri di Pulau Dendun, Senin 5 Februari 2024.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan meningkatnya kelistrikan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar ekonomi masyarakat Pulau Dendun meningkat.

HBRL

Baca Juga: Pemprov Kepri Dorong PLN Jadikan Listrik Pulau Tulang Nyala 24 Jam

“Warga bisa berjualan pada siang dan malam hari, termasuk mengolah aneka hasil laut menjadi makanan untuk dijual, seperti rumput laut diolah menjadi agar-agar,” kata Ansar.

Kehadiran listrik 24 jam ini juga diharapkan dapat mendorong anak-anak semakin rajin belajar terutama di malam hari.

“Orangtua dampingi anak-anak belajar biar lebih pintar, jangan asyik nonton televisi atau karaoke. Anak-anak jadi penentu masa depan Kepri lebih baik,” ujar Ansar.

Ansar mengungkapkan di 2024, PLN juga punya program menyambung jaringan listrik dengan kabel bawah laut di wilayah Bintan, yaitu dari Sei Enam, Mantang, termasuk Pulau Dendun. Selain itu, kata dia, PLN turut memasang tower dari Korindo, Desa Air Glubi dan pulau-pulau di depannya.

Secara bertahap pulau-pulau di Bintan dihubungkan dengan kabel bawah laut supaya ketahanan lebih bagus dan efisien.

“Apabila kabel laut sudah ada, mesin genset di Dendun ini kami pindahkan ke Pulau Numbing agar listrik di sana menyala 24 jam, karena terlalu jauh kalau menggunakan kabel bawah laut,” ujarnya.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Darwin mengatakan penyalaan listrik 24 jam di Desa Dendun didukung dua mesin genset berkapasitas 420 KVA untuk 300 kepala keluarga (KK).

Awalnya di Pulau Dendun cuma ada satu genset PLN berkapasitas 200 KVA, namun kini ditambah lagi satu unit genset berkapasitas 220 KVA.

“Kalau beban listrik masih kisaran 100 KVA. Kami pasang dua genset untuk mengantisipasi jika salah satu mesin rusak,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Pulau Dendun, Azman bersyukur listrik kini menyala selama 1×24 jam setelah kurang lebih 20 tahun.

Azman bercerita PLN mulai masuk ke pulau itu pada 2005 dengan durasi nyala tujuh jam. Selanjutnya, bertambah menjadi 14 jam pada  2017, lalu naik lagi jadi 24 jam di 2024.

“Alhamdulillah. Ini berkat perjuangan Pak Ansar Ahmad, sejak beliau menjabat Bupati Bintan sampai jadi Gubernur Kepri,”  kata Azman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Antara

Pos terkait