Tanjungpinang (gokepri.com) – Satpol PP Tanjungpinang akan melakukan razia aktivitas mesum di tepi laut Tanjungpinang. Razia dilakukan mengingat kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi mesum.
Sebelumnya, sepasang kekasih diduga melakukan aksi tak senonoh (mesum) di tepi laut Tanjungpinang, Kepri. Aksi itu tertangkap kamera netizen dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria mengenakan baju hitam dan topi hitam dan seorang wanita mengenakan baju hitam, kedua-duanya terlihat tengah bercumbu tanpa memedulikan lingkungan sekitar.
Baca Juga: PKL Tepi Laut Tanjungpinang Diminta Pindah
Menanggapi insiden ini, Kasatpol PP Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim, melalui sekretaris Satpol PP Fery A segera memberikan respon, untuk mencegah kejadian serupa, pihaknya akan meningkatkan patroli ketertiban umum.
“Terkait kejadian itu kami akan melakukan patauan khusus, razia atau patroli keliling di jam-jam rawan. Kami akan atur jadwalnya bersama personel malam,” kata dia saat dihubungi, Senin 13 November 2023.
Ia mengaku, kawasan tepi laut Tanjungpinang sering dijadikan tempat bagi muda mudi Tanjungpinang untuk berkumpul.
Kawasan tersebut minim penerangan sehingga sering disalahgunakan sebagai tempat melakukan aksi tak senonoh.
“Mungkin malam ini sudah bergerak kata dia,” kata.
Ia berharap pengunjung Tepi Laut Tanjungpinang dapat bersikap sopan dan tidak mengganggu ketertiban umum. Pihaknya juga akan berdialog dengan Dinas Perkim agar kawasan tersebut di lengkapi dengan penerangan.
“Malam ini kami akan mutar hidupkan sirine biar tidak terjadi lagi,” kata dia.
Siap Tegakkan Perwako Tentang Kekerasan Anak
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, siap menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwako) terkait kekerasan seksual terhadap anak.
Sekretaris Satpol PP Fery A, mengatakan patroli yang dilakukan Satpol PP sudah dimulai untuk mengantisipasi keresahan yang mengarah ke penyakit masyarakat (pekat).
Patroli tersebut dilakukan ke sejumlah lokasi titik rawan yang ada di Kota Tanjungpinang.
Bahkan, Satpol PP juga melakukan sosialisasi ke lingkungan sekolah sekolah yang ada di Tanjungpinang sebagai upaya pencegahan.
Ia juga berharap peran serta orang tua dan lingkungan sangat berpengaruh untuk mengawasi anak-anak untuk menghindari anak berprilaku negatif.
“Yang penting itu pengawasan dari orang tua. Karena, anak-anak itu kalau sekolah hanya beberapa jam saja,” kata dia.
Disamping itu Satpol PP Tanjungpinang, sudah membentuk Duta Tertib Pelajar. Mereka yang ditunjuk itu menjadi agen bersama guru. Mereka akan menyampaikan informasi tentang perkembangan pelajar.
“Jadi, duta-duta ini akan melapor ke guru di sekolah tentang perkembangan-perkembangan siswa,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









