Rokubar Es Coklat Harapan, Perjuangan dan Keberanian Fauzi Rachman

Rokubar es coklat harapan
Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Kota Bandung menjadi sumber inspirasi Muhammad Fauzi Rachman membangun usaha kuliner roti bakar dan es coklat. Fauzi, menjadi inspirasi bagi anak muda bagaimana tekad mengembangkan usaha dari nol.

Penulis: Muhammad Ravi

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pulang kerja, sebuah tenda berdiri tegak di pinggir jalan dekat perumahan Puskopkar di Belakang Kampus Unrika Batu Aji, Kota Batam. Dari dalam tenda, seorang pemuda bernama Muhammad Fauzi Rachman, atau akrab dipanggil Ojik, sibuk mengatur dagangannya untuk malam hari. Di depan tenda, terpampang jelas tulisan “Rokubar Es Coklat Harapan”.

HBRL

Roti kukus, roti bakar, dan es coklat yang disajikan oleh Ojik telah menjadi favorit kebanyakan penduduk Batu Aji. Es coklatnya, dengan harga mulai dari Rp7 ribu, cocok dinikmati bersama roti bakar.

Meski roti bakar atau roti kukus tidak dipesan oleh pelanggan, Ojik, yang memberikan sentuhan khusus pada es coklatnya dengan menamainya “Es Coklat Harapan,” juga memberikan sepotong roti tawar sebagai pendamping yang sempurna untuk dicelupkan dalam es coklat nikmat tersebut.

Rokubar es coklat harapan
Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Pria kelahiran tahun 1997 itu, berdagang roti bakar di belakang Kampus Unrika Batuaji sejak akhir 2022. Sebelumnya ia sudah empat kali berpindah lokasi jualan. Alasannya beragam, mulai dari kondisi lokasi yang tidak memungkinkan hingga rekan tempatnya menyewa tak lagi sejalan.

“Banyak pengalaman yang didapat ketika membuka usaha,” ujar Fauzi. Ternyata, di balik usaha kuliner yang sukses ini, terdapat perjalanan panjang yang dilalui oleh Muhammad Fauzi Rachman. Lulusan sarjana teknik dari salah satu kampus di Kota Bandung ini bercerita tentang pengalamannya yang penuh tantangan dalam berbisnis.

Minatnya terhadap dunia usaha telah membakar semangatnya sejak SMP hingga kuliah. Bahkan, Fauzi memilih untuk tidak melamar pekerjaan dan sepenuh hati mengabdikan dirinya dalam dunia kuliner yang ia cintai.

Es coklat dan roti bukanlah bisnis kuliner pertama yang Fauzi jalani. Pada tahun 2018, ia mencoba peruntungannya dengan donat bakar dan mengikuti berbagai acara bazaar di Batam untuk memperkenalkan produknya.

Namun, kesulitan mengatur waktu antara kuliah di Bandung dan berjualan di Batam membuat Fauzi tidak dapat maksimal dalam mengembangkan usahanya. Akhirnya, ia memutuskan untuk berhenti sejenak dan fokus pada kuliahnya di Bandung.

Kota Bandung menjadi sumber inspirasi Fauzi dalam mencari jenis kuliner baru yang ingin ia jajakan. Dengan tekun, ia menjelajahi berbagai tempat di Kota Bandung untuk mencari ide dan inovasi dalam dunia kuliner. Akhirnya, ia menemukan keajaiban roti bakar pastry yang menggugah selera dan memberikan pengalaman mewah kepada konsumen.

Rokubar es coklat harapan
Muhammad Fauzi Rachman. Foto: gokepri/Muhammad Ravi

Dalam perjalanan membangun usahanya, Fauzi banyak mendapat masukan dan saran dari teman-teman di sekitarnya. Mulai dari konsep berjualan hingga desain logo label jualannya, semua didasarkan pada kerja tim dan kolaborasi ide. Namun usaha Fauzi tak berjalan mulus. “Orang tua masih berharap saya bekerja seperti latar belakang pendidikan,” ungkap Fauzi,

Meski awalnya tidak mendapatkan restu dari orangtuanya, yang berharap Fauzi bekerja sesuai dengan pendidikannya, Fauzi tetap teguh pada keinginannya menjadi seorang pengusaha. Meski tidak mendapatkan dukungan modal dari orangtuanya, Fauzi tidak patah semangat dan memutuskan untuk mencari modal dengan meminjam uang dari teman-teman terdekatnya.

Namun, sehari sebelum membuka usahanya, Fauzi memutuskan untuk berbicara dengan orangtuanya lagi untuk mencari restu terakhir. Baginya, restu adalah faktor penting dalam menjalani usaha ini, karena tanpa restu, sulit baginya untuk melangkah maju dengan yakin.

Akhirnya, hati orangtuanya yang penuh pengertian menerima keputusan Fauzi dan memberinya restu untuk menjalani usaha sebagai penjual roti bakar. Ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Fauzi untuk mewujudkan impian dan cita-citanya sebagai seorang pengusaha roti bakar.

Perjuangan dan keberanian Muhammad Fauzi Rachman dalam menghadapi rintangan serta tekadnya yang bulat untuk meraih kesuksesan menjadi inspirasi bagi banyak orang. Dengan cita-cita yang tinggi, ia membuktikan bahwa impian dapat diwujudkan melalui keberanian, kerja keras, dan dukungan dari orang terdekat.

Es Coklat Harapan yang ia tawarkan kepada masyarakat Batu Aji tidak hanya sekedar hidangan lezat, tetapi juga membawa pesan bahwa di balik setiap usaha, ada harapan yang selalu muncul dalam diri setiap individu yang berjuang untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

Simak Videonya:

***

Baca Juga: Kisah Inspiratif Putri Ariani Mengejar Mimpi di Amerika

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait