Batam (Gokepri.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri mengusulkan anggaran Pilkada sebesar Rp141 miliar sedangkan Bawaslu Kepri mengusulkan Rp57 miliar.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepri, Heri Muchrizal, mengatakan anggaran Pilkada 2024 saat ini masih tahap penggodokan. Ia memperkirakan anggran pilkada Kepri mencapai Rp200 miliar lebih.
“Lebih dari Rp200 miliar,” kata dia Senin 29 Mei 2023.
Baca Juga: Anggaran untuk Pilkada 2024 di Kepri Diusulkan Rp141 M
Ia menjelaskan, anggaran yang masih dalam proses penggodokan ialah anggaran untuk pengamanan dari TNI-Polri. Sejauh ini, baru Polda Kepri dan Komando Resor Militer (Korem) 033/Wira Pratama yang sudah memberikan nominalnya.
“Polda pengajuan Rp11,4 miliar, Korem sekitar Rp2 miliar. Cuma dari Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut (AL) yang belum. Tapi rata-rata biasanya di bawah Rp500 juta,” kata dia.
Besaran anggaran Pilkada tahun ini diprediksi akan lebih rendah dari Pilkada karena pandemi Covid-19 sudah mulai melandai.
Nantinya, anggaran yang masih dalam proses pengajuan itu akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum ditetapkan.
“Nanti pengajuan itu akan diverifikasi dulu,” kata dia.
Sebelumnya, Ketua KPU Kepri Sriwati mengatakan pihaknya telah membahas beberapa kali bersama Sekretaris Daerah, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Inspektorat Pemprov Kepri mengenai anggaran yang dibutuhkan KPU Kepri
Dari pembahasan terakhir, angka tersebut disetujui dan oleh Pemprov Kepri dengan nilai anggaran Rp141 miliar.
“Hanya tinggal tanda tangan naskah perjanjian hibah daerah atau NPHD,” kata Sriwati, Rabu 24 Mei 2023.
Dari total jumlah tersebut sekitar Rp80 miliar akan diperuntukkan untuk membiayai operasional Badan Ad Hoc. Sedangkan sisanya untuk pengadaan logistik pemilu, tahapan sengketa, dan sebagainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Engesti









