TANJUNGPINANG (gokepri.com) – Wacana pemekaran Provinsi Natuna Anambas terus mengalami kemajuan. Saat ini progresnya sudah masuk tahap kajian akademis tenaga ahli dan masyarakat setempat.
Bupati Natuna Wan Siswandi mengaku memberi dukungan penuh usulan pemekaran Provinsi Natuna Anambas.
“Terima kasih tim kajian dan pihak lainnya yang sudah mau berusaha,” ujarnya, di Tanjungpinang, Minggu 28 Mei 2023.
Baca Juga: Penerbangan dari Natuna ke Batam Kini Ada Setiap Hari
Siswandi mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna sudah lama mendukung wacana tersebut, sebab merasa sudah waktunya ada pemekaran Provinsi Natuna Anambas.
Ia juga telah bertemu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk menyampaikan usulan pemekaran dua kabupaten yang masuk wilayah administrasi Pemerintah Provinsi Kepri ini.
“Tahun 2017 kita juga sudah pernah buat kajian akademis bersama Institut Pertanian Bogor (IPB),” kata Siswandi.
Pembangunan infrastruktur maupun menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten merupakan bukti nyata menyiapkan Natuna menuju Provinsi Natuna Anambas.
Ia berharap wacana itu dapat terlaksana semakin cepat, tapi ia menyadari semua butuh proses.
“Jangan pernah ada keraguan, karena sama-sama kita dukung,” ujarnya.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad pun mendukung usulan pemekaran kedua kepulauan terluar Indonesia itu, Natuna dan Anambas sebagai usaha mendukung kepentingan strategis nasional.
Dukungan itu ia berikan dengan alasan daerah perbatasan itu memiliki rentang kendali yang cukup jauh. Meskipun dalam hal persyaratan administrasi tidak memenuhi, namun alasan esensial adalah menyangkut kedaulatan. Bicara kedaulatan diskresi apapun bisa dikalahkan, seperti Papua saat ini.
“Dulu, saat Kepri mau pemekaran dari Riau juga alasannya rentang kendali ingin cepat berkembang. Apa salahnya Natuna dan Anambas bisa jadi provinsi dan saya siap menjadi orang pertama yang memberikan rekomendasi itu,” kata Ansar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: Antara








