BATAM (gokepri) – Program pertukaran budaya “Qatar-Indonesia 2023 Year of Culture” resmi diumumkan oleh Qatar Museums (QM). Program ini akan menghadirkan berbagai kegiatan seni budaya, pameran, olahraga, kuliner, program residensi, hingga kunjungan sosial untuk memperdalam saling pengertian antara Qatar dan Indonesia.
Duta Besar Indonesia untuk Qatar Ridwan Hassan mengatakan Indonesia dan Qatar memiliki hubungan yang sangat baik berdasarkan kesamaan keyakinan dan kepentingan bersama. Program ini dimulai dengan kegiatan di Museum of Islamic Art (MIA), yang menampilkan koleksi menarik artefak Indonesia.
“Galeri di MIA mengingatkan pengunjung bahwa saat ini kawasan Asia Tenggara adalah rumah bagi komunitas Muslim terbesar di dunia, menggarisbawahi hubungan antara budaya yang berbeda melalui pameran perdagangan komoditas dan pertukaran gagasan di dunia Islam dan di luar itu,” ujar Ridwan dalam siaran pers, Selasa 21 Maret 2023.
Deputy Director of Curatorial Affairs MIA, Shaika Nasser Al-Nassr, menjelaskan MIA, menggambarkan kisah penyebaran Islam di dunia dan pengaruhnya terhadap seni dan budaya. “MIA yang baru dibuka ini melengkapi gambaran tersebut dengan penambahan galeri untuk wilayah Samudera Hindia dan Asia Tenggara.”
Galeri ini menampilkan perhiasan emas dan tekstil Indonesia yang menarik. Selain itu, perjalanan kuliner di kedua negara juga akan diulik menjelang bulan Ramadan. Chef Indonesia akan memasukkan bahan masakan tradisional dalam menu di beberapa restoran di Qatar selama Ramadhan. Demo kuliner khusus akan berlangsung di Qatar International Food Festival. Sementara itu, makanan khas Qatar dan tradisi seperti Garangao akan hadir di Indonesia. Kolaborasi dengan semangat yang sama terhadap makanan akan berlanjut di bulan berikutnya saat dua chef Qatar dan Indonesia melakukan perjalanan keliling Indonesia dalam program ‘Culinary Journey’.
Program ini juga melibatkan kegiatan sosial relawan (volunteer trip) dengan mengajak para pemuda Qatar melakukan kegiatan bersama anak sekolah di Indonesia. Ada juga persembahan teater khusus HAYATI (Tree of Life): Searching for The Essence of Love, yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia, dihadirkan khusus untuk Year of Culture tahun ini, yang akan hadir di Qatar pada tahun ini.
Tidak hanya itu, ada pula program pertukaran budaya melalui kerjasama dengan Jakarta International Photography Festival (JIPFEST). Program residensi selama tiga bulan, di mana desainer Qatar dan Indonesia akan bekerja bersama untuk mendukung interaksi langsung bakat-bakat baru dari kedua negara. Hasil akhir program ini akan ditampilkan pada kegiatan bergengsi yang merupakan perayaan budaya dan desain Indonesia, termasuk pameran Indonesian Contemporary Art and Design (ICAD) pada Oktober-November 2023, Jakarta Fashion Week pada Oktober 2023, serta pameran akhir tahun yang monumental di Galeri Nasional.
Program ini menunjukkan semangat bersama kedua negara dalam hal olahraga, makanan, dan seni pertunjukan. Melalui program Years of Culture, diharapkan dapat memperdalam hubungan bilateral antara Qatar dan Indonesia serta memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing negara kepada dunia internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Baca Juga: Bidding Olimpiade 2036, Indonesia Siap Bersaing dengan Qatar








