NATUNA (gokepri.com) – Polres Natuna sediakan tim trauma healing untuk korban bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna. Tim tersebut terdiri dari para polisi wanita (Polwan) Polres Natuna.
“Tim trauma healing memberikan trauma healing kepada korban bencana tanah longsor, baik anak-anak maupun orang dewasa,” kata Kasi Humas Polres Natuna Aipda David Arviad, Kamis 9 Maret 2023, dikutip dari keterangan tertulisnya.
David berharap kegiatan trauma healing tersebut mampu memberikan motivasi atau penguatan secara psikologis untuk membangkitkan kembali semangat masyarakat korban bencana alam.
Tim trauma healing ini menemui para korban di tempat pengungsian, bekerja sama dengan tim trauma healing dari pemerintah daerah dan Satgas Tanggap Darurat untuk melakukan pendekatan dari hati ke hati.
“Tujuannya untuk membangun semangat yang tinggi atas trauma terjadinya bencana longsor,” ujarnya.
Berdasarkan informasi tim gabungan tanggap darurat saat ini total pengungsi sebanyak 1.216 orang.
Rinciannya di PLBN sebanyak 219 orang, di Puskesmas 215 orang, Pelimpak dan Masjid Al-furqon 500 orang, SMA 1 Serasan 282 orang.
Saat ini evakuasi terhadap para korban yang belum ditemukan terus dilakukan oleh tim gabungan tanggap darurat bencana.
David mengatakan sebanyak 114 personel Polda Kepri telah sampai di Pulau Serasan dan bergabung dengan tim tanggap darurat bencana di lokasi longsor.
Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi di Dusun Genting Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna. Sebanyak 24 rumah tertimbun longsor dan mengakibatkan korban jiwa.
Selain itu beberapa desa di dekat kampung tersebut juga mengalami longsor sehingga saat ini masih berada di pengungsian dan masih takut pulang ke rumah.
Baca Juga: Polda Kepri Kirim 600 Paket Sembako untuk Korban Longsor di Serasan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis: Asrul Rahmawati









