Kabar Gembira, 80 Ton Minyak Goreng MinyaKita Tiba di Bintan

Minyak goreng minyakita
Minyak goreng MinyaKita. Foto: istimewa

BINTAN (gokepri) – Warga segera dapat membeli minyak goreng kemasan merek MinyaKita. Sebanyak 80 ton produk tersebut sudah tiba di Pulau Bintan dan akan didistribusikan ke Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Pemilik CV Bintang Perkasa Tanjungpinang, M Sadmi Al Qayum, mengatakan bahwa setengah dari jumlah itu akan dikirim ke Tanjungpinang dan setengah lainnya ke Bintan. “Masing-masing untuk Tanjungpinang 40 ton dan Bintan 40 ton,” kata Sadmi, Sabtu 11 Februari 2023.

Minyak goreng kemasan itu dibawa dari PT Priscolin Jakarta melalui Pelabuhan Sri Bayintan Kijang, Bintan menggunakan empat kontainer.

Produk berukuran dua liter ini akan dijual dengan harga Rp28 ribu per kemasan dan diprediksi akan bertahan selama satu hingga dua minggu ke depan. Sadmi berharap program subsidi MinyaKita yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi melalui Kementerian Perdagangan RI terus berlanjut, mengingat masyarakat sangat antusias membelinya.

“Akhir bulan Februari 2023, kami akan datangkan lagi dari Jakarta,” sebut Sadmi. “Angka penjualan MinyaKita terus meningkat signifikan. Artinya, program ini sangat membantu masyarakat.”

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, meminta distributor dan aparat keamanan untuk memastikan bahwa distribusi MinyaKita tepat sasaran dan harganya tetap dijaga. Ansar juga mengimbau masyarakat dengan ekonomi lebih baik untuk membeli minyak goreng kemasan premium, sehingga produk ini dapat dinikmati oleh warga kurang mampu.

“Pengawasan harga dan pasokan harus tetap dijaga agar tepat sasaran,” katanya. Sementara itu, Kementerian Perdagangan RI membatasi jatah pembelian MinyaKita sebanyak 10 kilogram per hari. Ansar mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat yang memperkenalkan MinyaKita ke masyarakat dengan harga terjangkau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga: Disdagin Tanjungpinang Sidak Distributor Minyak Goreng, Ini Temuannya

Sumber: Antara

Pos terkait