BATAM (gokepri.com) – Bantuan Langsung Tunai alias BLT BBM mulai disalurkan. Penyaluran itu dilakukan langsung oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Kota Batam.
BLT untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ini untuk perdana disalurkan ke 1.271 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Lubuk Baja di Depan Hotel Utama, Nagoya, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Nantinya bantuan itu akan disalurkan kembali ke 28.990 KPM sekota Batam dengan nominal bantuan sebesar Rp300 ribu.
Plh Kadisos Batam Leo Putra bilang, penyerahan bantuan itu dilakukan dalam kurun waktu 31 hari ke depan di 12 titik kecamatan yang tersebar di seluruh Kota Batam.
“Ini sesuai dengan instruksi presiden untuk pengendalian Inflasi,” kata dia saat ditemui di kawasan Nagoya Jumat 25 November 2022.
Menariknya, untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang penerimanya disabilitas dan lansia yang kesehatannya sudah menurun PT Pos Indonesia akan mengantar BLT tersebut langsung ke rumahnya.
“Per keluarga Rp 300 ribu hanya satu kali,” kata Leo.
Ia menjelaskan, KPM yang menerima ini adalah masyarakat kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kota Batam.
Tetapi penerima BLT BBM ini syaratnya tidak menerima bansos dari pusat. Seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Sembako, BLT dan lain sebagainya.
“Dalam DTKS sudah dapat by name by addressnya. Awalnya kami verifikasi sekitar 54 ribu KPM. Hasilnya 28.990,” katanya.
Sejauh ini prosesnya, pemilihan pihak ketiga dalam penyalurannya, melalui hasil e-katalog. Ia menambahkan Dinsos Kota Batam telah menyelesaikan proses adminstrasi dan pendataan.
“Hasil verifikasi sudah juga, nama nama penerima, tim teknis, tim pendampingan, perwako juga sudah. Sekarang kami lagi,” katanya.
Kepala Kantor Cabang Utama PT Pos Indonesia Kepri, Elan Pramudiansyah mengucapkan terima kasih kepada Pemko Batam sudah diberikan kepercayaan kepada yang menyerahkan pemberian BLT.
Menurut dia, idealnya BLT memang harus diberikan secara digital dan semua pihak diberikan informasi.
“Seluruh penyaluran akan diambil gambarnya dan dilakukan pencocokan sehingga bisa tersusun dengan baik,” ujarnya.
Ia mengatakan jangka waktu yang diberikan akan dijadikan pedoman, tepat sasaran bahwa orang yang berhak itulah yang ambil, serta harus dalam satu KK.
“Lalu, tepat jumlah, para penerima akan diambil gambarnya. Semua program dapat transparan. Untuk bisa memastikan berjalan, kita punya dashboard yang bisa di akses oleh Kepolisian, Kejaksaan dan Dinsos,” katanya.
Baca Juga: Hore! BLT Kenaikan BBM Cair Pekan ini, Nominalnya Lumayan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Penulis : Engesti









