2.147 Tenaga Kesehatan di Batam Sudah Vaksinasi Penguat Kedua

Kepri Vaksinasi Anak 6-11 Tahun
Vaksinator sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit, RSUP H Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Jum’at (1/10).

Batam (gokepri.com) – Vaksin penguat atau booster kedua telah menjangkau 2.147 tenaga kesehatan di Kota Batam atau baru sekitar 22 persen dari keseluruhan tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan vaksinasi nakes masih akan dirampungkan dalam waktu sepekan.

Vaksinasi penguat bagi nakes ini dilakukan secara bertahap di semua fasilitas kesehatan.

HBRL

Vaksinasi booster kedua nakes ini sudah mulai dari hari Jumat pekan lalu, para nakes bisa mendapatkan vaksin booster di semua puskesmas di Batam, ada 21 puskesmas, kemudian di rumah sakit dan klinik

“Para nakes (tenaga kesehatan) sudah bisa mendapatkan vaksin booster di semua puskesmas dan klinik yang ada di Batam,” kata Didi, Kamis 11 Agustus 2022.

Hingga Selasa 9 Agustus 2022 vaksinasi COVID-19 booster kedua untuk nakes mencapai 25,22 persen.

Dinas Kesehatan Kota Batam menargetkan sasaran vaksinasi penguat kedua nakes sebanyak 8.513 orang. Artinya masih ada 6.366 nakes yang harus di vaksin.

“Masih kami kejar eminggu ini. Sifatnya bertahap, tidak mungkin semua rumah sakit disuntikkan di hari itu,” ujar Didi.

Disinggung mengenai vaksinasi Booster kedua untuk masyarakat, Didi bilang saat ini belum bisa dilakukan. Sebab, belum ada arahan dari Menteri Kesehatan.

“Vaksin booster yang pertama masih 59.09 persen atau 466.478 orang kalau sudah 70 persen mungkin bisa,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sebanyak 829.836 usia dewasa (>18 tahun) yang telah mendapat dosis pertama 829,836 orang atau 105,12 persen dan dosis kedua 732,399 orang atau 92,77 persen.

Vaksinasi remaja usia 12-17 tahun dosis pertama 127.229 orang atau 107,94 persen dan dosis kedua 114.199 orang atau 96.89 persen.

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama 120.434 orang atau 90,52 persen dan dosis kedua 100.385 orang atau 75.45 persen.

Capaian vaksinasi dosis penguat 466.478 orang atau 59,09 persen, dengan rincian nakes sebanyak 8.594 orang, lansia sebanyak 13.756 orang, masyarakat umum sebanyak 312.208 orang, dan pelayanan publik sebanyak 131.920 orang.

Penulis: Engesti

Pos terkait