Bawa KFC dari Johor Bahru ke Singapura, Seorang Wanita Terpaksa Habiskan Ayam Goreng di Bea Cukai

KFC Singapura
Foto: KFC Malaysia

Johor Bahru (gokepri.com) – Ternyata tak bisa sembarangan membawa ayam goreng KFC antar negara. Di Malaysia, seorang wanita terpaksa menghabiskan ayam gorengnya di kantor Bea Cukai setempat karena KFC-nya ditahan.

Menurut China Press, ayamnya tiba-tiba ditahan di bea cukai pada saat kedatangan.

Wanita tersebut harus menghabiskan ayam gorengnya di depan petugas bea cukai Malaysia.

Wanita itu pertama kali memposting tentang kejadian unik itu di Facebook sekitar pukul 1 siang pada 27 Maret.

Dia menulis di pos (diterjemahkan dari bahasa Cina): “Darurat! Bolehkah saya tahu apakah saya bisa ayam KFC dari Johor Bahru ke Singapura?”

Menurut China Press, wanita itu kemudian mengubah postingannya sekitar tiga jam kemudian.

Dia menceritakan bahwa kasusnya sudah selesai karena dia baru saja memakan dua potong ayam gorengnya di depan petugas bea cukai.

Postingan itu kemudian menjadi viral dan menarik beberapa komentar, dikutip dari China Press.

Beberapa netizen banyak menggurau soal kejadian itu. Sang wanita harusnya bersyukur karena mestinya dia memesan KFC untuk makan malam pejabat Bea Cukai.

Komentar umumnya tampak terbagi menjadi dua kubu, dengan beberapa catatan bahwa peraturan dengan jelas menyatakan bahwa seseorang tidak diperbolehkan membawa makanan saat melewati bea cukai, sementara yang lain berbagi cerita ada yang berhasil.

Beberapa netizen juga menunjukkan bahwa ada gerai KFC di Singapura juga, dan mempertanyakan mengapa wanita itu ingin mengambil risiko membawa makanan dari Johor Bahru ke Singapura.

Jawaban singkatnya bisa jadi KFC rasanya berbeda di Malaysia.

Pelancong ke Singapura hanya diperbolehkan maksimal 5 kg produk daging langsung dari daftar negara yang disetujui. Ini termasuk semua bentuk produk daging, termasuk makanan matang yang mengandung daging, abon babi atau ayam goreng.

Sumber: Mothership SG

Pos terkait