Antisipasi Praktik Oplos Minyak Goreng Kemasan

Minyak Goreng Rp14 ribu/liter
Ilustrasi: Warga membeli minyak goreng dalam kegiatan operasi pasar yang dilakukan Pemprov Sumsel bekerja sama dengan distributor di Pasar Alang-Alang Lebar, Palembang, Rabu (12/1/22). (ANTARA/Dolly Rosana)

Batam (gokepri.com) – Penetapan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 untuk minyak goreng curah menimbulkan kekhawatiran munculnya praktik minyak goreng oplosan demi meraup untung.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta agar masyarakat lebih waspada terhadap peredaran minyak curah oplosan. Pihaknya juga akan melakukan pengawasan ketat terhadap peredaran minyak goreng curah di Provinsi Kepri.

“Peredaran minyak goreng curah mesti diawasi,” kata Ansar, Rabu 23 Maret 2022.

Mantan Bupati Bintan itu mengatakan, akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pengawasan minyak goreng curah.

“Saya tugaskan Disperindag untuk mengumpulkan distributor minyak goreng untuk diberikan sosialisasi,” jelasnya.

Nantinya pengawasan di lapangan Disperindag Provinsi Kepri juga akan menggandeng kepolisian serta pihak terkait.

“Sudah jelas, tidak ada yang melakukan oplosan atau spekulan karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Ansar juga pada kesempatan itu meminta masyarakat untuk yang daerahnya menjadi penghasil kelapa seperti Lingga, Anambas dan Natuna agar memanfaatkan minyak kelapa.

“masyarakat bisa memaksimalkan minyak kelapa, minyak kelapa bisa menjadi alternatif untuk kebutuhan rumah tangga. Minyak kelapa dari sisi lemak kolesterol baik untuk kesehatan,” kata Ansar.

Penulis: Engesti

Pos terkait