Natuna (gokepri.com) – Gedung Pemkab Natuna yang dihuni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomimfo) dan Inspektorat terbakar.
Kebakaran tersebut menghanguskan kantor Diskominfo. Dokumen penting dan surat berharga kantor dikabarkan ludes dilalap api.
Untung saja, api tak sampai menjalar ke kantor Inspektorat yang juga berada di gedung tersebut
Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Kebakaran Kabupaten Natuna, Syawal di ruang kerjanya, Senin, 20 Desember 2021.
Diketahui sebelumnya, sebuah gedung milik Pemkab Natuna terbakar. Pada gedung dua lantai tersebut terdapat dua kantor dinas yakni Dinas Kominfo di lantai dua dan Inspektorat di lantai dasar.
“Alhamdulillah kemarin api dapat dipadamkan selama kurang lebih 3 jam. Inspektorat selamat, cuma Kominfo habis terbkar,” kata Syawal.
Dikatakannya, seluruh sarana dan dokumen yang ada di Kantor Kominfo habis terbakar kecuali server Network Operation Centere (NOC) yang berada di lantai dua selamat karena ruangannya menggunakan beton.
Syawal mengaku, pada kesempatan itu pihaknya berupaya maksimal untuk melokalisir api tetap berada di lantai dua gedung tersebut agar tidak menjalar ke inspektorat.
“Dan berkat dukungan dari kawan-kawan TNI AL, AU, Polres, Bandara, Sarnas dan lainnya, Inspektorat tidak tersentuh api,” tuturnya.
Hingga saat ini penyebab kebakaran itu belum dapat dipastikan, namun dugaan sementara ada penyebabnya terdapat korsleting listrik di lantai dua.
“Kemarin ada rencana pristiwa ini akan diinvetigasi. Kalau itu terlaksana, kita tunggu hasil dari Labaratorium Forensik Polri saja. Sekarang kita masih menduga-duga saja,” ujarnya.
Syawal mengkalaim setiap tahun selalu terjadi kebakaran pemukiman antara 3 sampai 4 pristiwa. Hingga Desember 2021 ini sudah terjadi kebakaran pemukiman sebanyak 4 kali di antaranya kebakaran Desa Setengar, Kebakaran Jalan Sihotang, Ranai, Kebakaran Minimarket Devon, Ranai dan kebakaran Kantor Diskominfo Kabupaten Natuna.
“Tapi tahun ini yang paling besar, karena pristiwanya mengorbankan perkantoran dan pusat perbelanjaan,” terangnya.
Ia menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan ancaman kebakaran baik yang menimpa lahan maupun pemukiman meskpun saat ini sedang musim hujan.
“Di musim kemarau rawan kebakaran tapi di musim hujan juga musibah serupa tidak bisa dihindari seperti yang terjadi baru-baru ini. Maka kita semua harus tetap waspada,” pintanya.
(Penulis: Fatturahman)









