Tanjungpinang (gokepri.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri merevitalisasi pasar di Tanjungpinang setelah mengalihkan rencana pembangunan pasar baru di KM 8 untuk program tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Provinsi Kepri Burhanuddin mengatakan pembangunan awal yang direncanakan untuk pembangunan pasar baru yang berstandar modern dialihkan untuk revitalisasi pasar baru yang telah ada
“Hal ini dikarenakan berbagai pertimbangan, yang mana salah satunya masih terkendala masalah lahan,” ungkap Burhanuddin, baru-baru ini.
Menurut Burhanuddin, revitalisasi pasar ini masuk dalam daftar program anggaran pada Dana Alokasi Khusus di Kementerian PUPR tahun 2022 mendatang
“Dari awal Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah memastikan mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat guna pembangunan pasar baru di ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang,” tegas Burhanuddin.
Burhanuddin mengatakan bahwa untuk alokasi anggarannya sendiri sebesar sekitar Rp60 Miliar lebih.
“Nantinya, untuk teknis pelaksanaannya program pembangunan revitalisasi pasar baru tersebut akan dilaksanakan pemerintah kota Tanjungpinang,” kata Burhanuddin.
Nantinya, pembangunan ini akan langsung diserahkan ke Pemerintah Kota Tanjungpinang, mengingat pasar baru Tanjungpinang berada dibawah pengawasan Pemerintah kota Tanjungpinang.







