Hasil Prakualifikasi Tender SPAM Gagal, Kesempatan Bagi ATB Kembali Terbuka

Air batam hitam
Waduk Duriangkang. (foto: Facebook/Fazizan Anwar)

Batam (gokepri.com) – Hasil prakualifikasi lelang kerjasama operasi dan pemeliharaan sistem penyedia air minum (SPAM) dipastikan gagal. Kepastian itu setelah panitia lelang menyampaikan pengumuman terkait hal tersebut.

Dengan demikian proses prakualifikasi, baik di hulu ataupun hilir dihentikan dan semua keputusan yang telah diambil pada proses prakualifikasi dibatalkan dan tidak berlaku lagi.

Kepala Biro Promosi, Humas dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar membenarkan pengumuman pembatalan hasil proses prakualifikasi tersebut. Hanya saja pihaknya tidak menyampaikan secara detail penyebab prakualifikasi gagal.

HBRL

“Sesuai dengan yang disampaikan dalam pengumuman aja ya,” kata Dendi saat dikonfirmasi, Jumat (27/8/2021).

Dalam penguman No. PQ-Hilir/20/8/2021 dan No. PQ-HULU/19/8/2021 tersebut disebutkan bahwa panitia lelang akan mengulang proses prakualifikasi dengan melakukan pengumuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan pembatalan hasil prakualifikasi tersebut, tentu secara tidak langsung membuka kesempatan bagi PT Adhya Tirta Batam (ATB) untuk kembali mengikuti proses prakualifikasi lelang kerjasama operasi dan pemeliharaan SPAM Batam.

Dalam pengumuman sebelumnya, ATB dinyatakan tidak lolos pra kualifikasi. Kemudian, perusahaan yang sudah 25 tahun ini mengajukan sanggah kepada panitia lelang dan sanggah tersebut juga sudah ditanggapi oleh BP Batam.

Hanya saja isi materi gagalnya ATB tidak lolos prakualifikasi dan sanggah yang diajukan tidak disampaikan kepublik. Hingga akhirnya BP Batam membatakan semua proses prakualifikasi dan akan mengulang seluruh tahapan yang ada.

Diberitakan sebelumnya, panitia lelang sempat mengumumkan dua konsorsium dan peserta tunggal dinyatakan lolos dalam tahapan prakualifikasi lelang SPAM Batam yang diumumkan, Kamis (12/8/2021) lalu.

Adapun peserta yang mendaftar untuk mengikuti tahapan prakualifikasi lelang SPAM hulu yakni konsorsium PT Krakatau Tirta Industri-Perum Jasa Tirta II-PT Adaro Tirta Mandiri-PT Strivechem Indonesia, PT Adhya Tirta Batam (ATB), PT PAM Lyonaisse Jaya (Palyja) dan Konsorsium PT Moya Indonesia-PT PP (Persero).

Sedangkan untuk lelang SPAM hilir, pesertanya yakni konsorsium PT Krakatau Tirta Industri-Perum Jasa Tirta II-PT Adaro Tirta Mandiri-PT Strivechem Indonesia, PT Adhya Tirta Batam (ATB), PT PAM Lyonaisse Jaya (Palyja), Konsorsium PT Moya Indonesia-PT PP (Persero), dan konsorsium PT Tritech Batam International-PT Traya Tirta Makasar-PT Enersteel.

Peserta yang lolos tahap awal untuk lelang SPAM hulu yakni konsorsium PT Krakatau Tirta Industri-Perum Jasa Tirta II-PT Adaro Tirta Mandiri-PT Strivechem Indonesia, PT PAM Lyonaisse Jaya (Palyja), dan Konsorsium PT Moya Indonesia-PT PP (Persero).

Sementara, untuk lelang SPAM hilir yakni PT Krakatau Tirta Industri-Perum Jasa Tirta II-PT Adaro Tirta Mandiri-PT Strivechem Indonesia, PT PAM Lyonaisse Jaya (Palyja) dan Konsorsium PT Moya Indonesia-PT PP (Persero).

PT ATB gagal lolos dari tahapan ini karena dianggap tidak memenuhi hasil evaluasi dari BP Batam. Selain itu juga ada konsorsium PT Tritech Batam International-PT Traya Tirta Makasar-PT Enersteel yang juga dinyatakan tidak lolos. (ard)

| Baca Juga : Ini Jawaban BP Batam Terkait Sanggahan ATB Tentang Hasil Prakualifikasi Tender SPAM

Pos terkait