Tanjungpinang (gokepri.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2021 mencapai 10,12 persen. Jumlah ini turun sebesar 0,22 persen dibandingkan dengan TPT pada Agustus 2020. Hal ini disampaikan Kepala BPS Kepri Agus Sudibyo di Tanjungpinang, Rabu (5/5/2021).
“Terdapat 142.593 orang (8,20 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19,” ujar Agus.
Agus merinci, penduduk terdampak Covid-19 tersebut terdiri dari pengangguran karena Covid-19 sebanyak 26.405 orang dan Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 sebanyak 8.190 orang. Sementara tidak bekerja karena Covid-19 sebanyak 9.216 orang dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 98.782 orang.
Sedangkan untuk jumlah angkatan kerja, Agus mengatakan, pada Februari 2021 sebanyak 1.153.878 orang. Jumlah ini naik 20.102 orang dibanding Agustus 2020.
“Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga naik sebesar 0,11 persen poin,” ujar Agus.
Sementara untuk penduduk yang bekerja sebanyak 1.037.133 orang. Jumlah ini naik sebanyak 20.533 orang dari Agustus 2020.
“Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase penduduk yang bekerja terutama pada pertanian sebanyak 1,39 persen poin dan jasa pendidikan sebanyak 1,28 persen poin,” jelasnya.
Sedangkan lapangan pekerjaan yang mengalami penurunan utamanya pada industri pengolahan sebanyak 1,15 persen poin dan konstruksi sebanyak 0,92 persen poin.
“Sebanyak 670.375 orang (64,64 persen) bekerja pada kegiatan formal, naik 0,05 persen poin dibanding Agustus 2020,” jelas Agus. (wan)







