Batam (Gokepri.com) – Gudang logistik Palang Merah Indonesia (PMI) Kepri mulai dibangun di Batam. Fasilitas penting ini akan digunakan untuk distribusi logistik di wilayah Sumatera.
Gudang tersebut belokasi di halaman belakang PMI Kota Batam, Batam Centre. Peletakan batu pertama sekaligus syukuran dilangsungkan Jumat 5 Maret 2021.
New Zealand Red Cross atau Palang Merah Selandia Baru turut ambil bagian untuk pembangunan tersebut. Selama ini Kepulauan Riau belum memiliki gudang logistik yang representatif untuk menyimpan berbagai barang bantuan kebutuhan bencana baik bencana alam dan non alam.
Sekretaris PMI kota Batam Asmin Patros menyampaikan pembangunan akan dilaksanakan selama 120 hari ke depan yang teknis konstruksinya didukung oleh Beca International, Konsultan yang berpusat di Auckland, Selandia Baru.
Kepala Biro Sarana dan Prasarana PMI Pusat, Tia Kurniawan mengatakan pemilihan lokasi pembangunan gudang logistik provinsi di wilayah PMI kota Batam karena kapasitas, kesiapan dan komitmen PMI Batam.
“Dan lulus beberapa kriteria seperti letak posisinya yang strategis, memiliki wilayah yang cukup luas dan memadai, terdapat jalur transportasi darat, udara, laut yang sangat baik untuk pendistribusian bantuan yang efektif,” ujar Tia belum lama ini.
Pembangunan Gudang Logistik ini dilaksanakan sesuai dengan amanat Ketua Umum Palang Merah Indonesia, yang memegang prinsip 6 jam harus sampai di lokasi bencana, dimanapun berada.
Gudang Logistik di Batam, Kepulauan Riau menjadi satu-satunya lokasi terpilih di wilayah Indonesia Barat yang disetujui oleh negara donor.
Ukuran Gudang 21 Meter x 7 meter akan didirikan satu lantai dengan konstruksi baja yang bangunannya tahan gempa, serta didesain ramah lingkungan, dengan konsep bangunan dengan perawatan yang berbiaya rendah. Bahkan atap gudang logistik ini akan dilengkapi Panel Surya sebagai bentuk penghematan listrik.
Endy Maulidi, Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Kepulauan Riau, menerangkan perencanaan pembangunan gudang logistik ini dimulai dari 2016 lalu, dan baru dapat direalisasikan di tahun 2021.
Selain Batam, pelaksanaan pembangunan gudang logistik juga dilaksanakan di 7 daerah terpilih lainnya yaitu Gorontalo, Jailolo, Kupang, Bulungan, Mataram, Tual, dan Manado.
Ketua PMI Kota Batam Sri Soedarsono mengungkapkan catatan kiprah PMI Batam dalam pendistribusian bantuan saat bencana seperti bencana tsunami di Aceh, Gempa Nias, Bencana Merapi di Yogyakarta, dan yang lainnya menjadi catatan penting bagi PMI pusat dan Palang Merah Selandia Baru dalam menyetujui rencana pembangunan gudang logistik ini.
“Semoga pelaksanaan pembangunan gudang logistik ini berjalan dengan lancar dan tepat waktu,” harapnya.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina menyambut baik dan mendukung pembangunan Gudang Logistik PMI Kepulauan Riau tersebut.
Keberadaan gudang logistik bantuan ini sangat bermanfaat di zona Sumatera terutama wilayah Kepulauan Riau sendiri. Ini merupakan bukti bahwa komitmen PMI Batam sangatlah luar biasa untuk kemanusiaan.
Puncak acara ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada area yang akan dibangun gudang logistik PMI provinsi Kepulauan Riau.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Endy Maulidi, Tia Kurniawan, Moh. Bisri SKM Mkes, kemudian dilanjutkan oleh Sri Soedarsono dan Marlin Agustina.
(Can)
Baca Juga: Mengenal Terapi Plasma, Donor Penyelamat Pasien Corona









