Erupsi Anak Krakatau, Penerbangan 17 Pesawat Batam-Jakarta Batal

Bandara Hang Nadim, Batam. (internet)

BATAM (gokepri.com) – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam (BTH), Kepulauan Riau. Hingga Minggu (6/9/2026) pukul 10.45 WIB, sebanyak 17 penerbangan rute Batam-Jakarta dan Jakarta-Batam tercatat mengalami pembatalan.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi membenarkan adanya pembatalan tersebut. Ia mengatakan penerbangan dari dan menuju Jakarta serta Lampung melalui Hang Nadim untuk sementara mengalami gangguan.

“Kurang lebih seperti itu saat ini, kita akan update secara berkala,” kata Annang.

Gangguan penerbangan tersebut berkaitan dengan penghentian sementara operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan abu vulkanik.

Pesawat dari Jakarta yang seharusnya menuju Batam tidak dapat beroperasi normal. Kondisi itu kemudian berdampak pada penerbangan dari Batam menuju Jakarta.

Sejumlah maskapai turut terdampak, di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, dan Lion Air. Masing-masing maskapai melakukan penyesuaian penerbangan, baik melalui pembatalan maupun penjadwalan ulang.

Berdasarkan data sementara PT BIB, penerbangan Jakarta-Batam (CGK-BTH) yang dibatalkan yakni IU-850 dengan 109 penumpang, QG-942 sebanyak 116 penumpang, QG-968 sebanyak 125 penumpang, GA-152 sebanyak 88 penumpang, GA-156 sebanyak 72 penumpang, IU-854 sebanyak 180 penumpang, serta ID-6864 sebanyak 152 penumpang.

Sementara untuk rute Batam-Jakarta (BTH-CGK), penerbangan yang terdampak meliputi QG-940 dengan 98 penumpang, ID-6863 sebanyak 109 penumpang, IU-851 sebanyak 180 penumpang, QG-941 sebanyak 148 penumpang, QG-943 sebanyak 126 penumpang, QG-969 sebanyak 103 penumpang, GA-155 sebanyak 162 penumpang, GA-159 sebanyak 97 penumpang, IU-855 sebanyak 115 penumpang, dan ID-6865 sebanyak 140 penumpang.

Secara keseluruhan, sekitar 2.120 penumpang tercatat terdampak dalam rencana penerbangan yang mengalami pembatalan tersebut.

Annang mengatakan, dampak gangguan penerbangan masih berpotensi meluas. Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB, tetapi efeknya terhadap penerbangan di Hang Nadim dapat berlanjut hingga malam.

“Bukan tidak mungkin akan ada penambahan pembatalan penerbangan. Penerbangan hingga malam hari bisa saja terdampak,” ujarnya.

Meski penerbangan tujuan Jakarta terganggu, Annang memastikan sejumlah penerbangan dengan tujuan lain masih beroperasi.

“Kalau untuk selain Jakarta, seperti domestik dan internasional, itu masih lancar dan berjalan,” katanya.

PT BIB telah mengimbau calon penumpang untuk berkoordinasi dengan maskapai sebelum menuju bandara. Hal tersebut penting dilakukan karena status penerbangan masih dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi abu vulkanik dan operasional bandara.

“Kami sudah mengimbau sejak pagi. Karena ada erupsi Gunung Anak Krakatau, kami langsung mengimbau masyarakat untuk berkoordinasi dengan airline,” ujar Annang.

Ia meminta penumpang memastikan kembali status penerbangan melalui kanal resmi masing-masing maskapai sebelum berangkat ke Bandara Hang Nadim.

“Penumpang diimbau mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara,” katanya.*

Penulis: Engesti

Pos terkait