BATAM (gokepri.com) – Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau terus memperkuat literasi sistem pembayaran digital seiring meningkatnya penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di daerah tersebut.
Upaya itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Creative and Innovative Riau Islands Carnival (CERNIVAL) 2026 yang berlangsung di Harbour Bay Downtown, Batam, pada 24–26 Juli.
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Kepulauan Riau Ardhienus mengatakan, tren penggunaan QRIS di Kepri menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
“Kondisi tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap transaksi nontunai,” kata Ardhienus membuka CERNIVAL 2026 di Batam, Jumat.
Hingga Mei 2026, volume transaksi QRIS di Kepulauan Riau telah mencapai 57,60 juta transaksi dengan nilai sebesar Rp6,74 triliun atau tumbuh 101,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, nilai transaksi QRIS bahkan mencapai Rp11,55 triliun dengan volume 99,44 juta transaksi.
“Pertumbuhan ini menunjukkan QRIS semakin diterima masyarakat sebagai metode pembayaran dalam aktivitas sehari-hari. Tugas kami selanjutnya adalah memastikan semakin banyak masyarakat memahami manfaat dan menggunakannya secara aman,” kata Ardhienus.
Menurut dia, CERNIVAL menjadi sarana edukasi yang dikemas melalui pendekatan hiburan agar masyarakat dapat merasakan langsung kemudahan bertransaksi menggunakan QRIS.
Salah satu daya tarik utama kegiatan tersebut adalah Pasar Malam Digital yang memungkinkan pengunjung menikmati berbagai wahana permainan dan aktivitas hanya dengan melakukan pembayaran menggunakan QRIS senilai Rp1.
Selain itu, bazar UMKM yang diikuti pelaku usaha binaan Bank Indonesia dan perbankan juga menerapkan transaksi nontunai secara penuh menggunakan QRIS.
Ardhienus mengatakan Kepulauan Riau memiliki peluang besar menjadi salah satu daerah terdepan dalam pengembangan pembayaran digital karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.
“Karena itu, BI juga terus memperluas implementasi QRIS Cross Border agar wisatawan mancanegara dapat bertransaksi lebih mudah saat berkunjung ke Kepri,” kata dia.
Sepanjang 2025, transaksi QRIS lintas negara oleh wisatawan asal Malaysia, Singapura, dan Thailand di Kepulauan Riau tercatat mencapai 221.812 transaksi atau meningkat 511,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Melalui CERNIVAL 2026, BI berharap literasi keuangan digital masyarakat terus meningkat sehingga penggunaan QRIS semakin meluas dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif di Kepulauan Riau.*
Penulis: Engesti








