Pemprov Kepri mengaku belum siap menjadi tuan rumah. Keterbatasan anggaran dan infrastruktur jadi kendala utama.
TANJUNGPINANG (gokepri) — Provinsi Kepulauan Riau mengundurkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera XII Tahun 2027. Keputusan itu diambil setelah pemerintah daerah menilai kesiapan infrastruktur, sarana olahraga, dan kemampuan keuangan daerah belum memenuhi kebutuhan penyelenggaraan.
Pembatalan itu sekaligus mengakhiri persiapan Kepri sebagai tuan rumah ajang olahraga empat tahunan tingkat Sumatera tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi pemerintah daerah, kesiapan infrastruktur dan kemampuan pembiayaan belum memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pada 2027.
Baca Juga: KONI Kepri Optimistis Sukses Jadi Tuan Rumah Porwil Sumatera 2027
Keputusan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sekretaris Daerah Kepulauan Riau Misni mengatakan pemerintah provinsi telah mengirim surat pemberitahuan pembatalan kepada KONI. Surat itu berisi pengembalian mandat tuan rumah yang sebelumnya diberikan kepada Kepri.
“Keputusan ini diambil setelah Pemprov Kepri melakukan kajian mendalam terhadap evaluasi kesiapan infrastruktur, sarana prasarana lokasi, serta kemampuan keuangan daerah pada APBD tahun anggaran 2027,” ujar Misni di Tanjungpinang, Kamis (25/6/2026).
Menurut Misni, pemerintah daerah ingin memastikan Porwil dapat berlangsung sesuai standar penyelenggaraan. Hasil kajian menunjukkan Kepri belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan yang dipersyaratkan pada waktu pelaksanaan.
Karena itu, pemerintah daerah mengembalikan mandat penyelenggaraan kepada KONI Sumatera melalui KONI Pusat. Langkah tersebut memberi ruang bagi daerah lain yang lebih siap untuk menjadi tuan rumah.
Misni mengakui keputusan itu berdampak pada persiapan Porwil yang sebelumnya telah dikoordinasikan bersama KONI se-Sumatera. Namun, pemerintah daerah menilai kesiapan penyelenggaraan harus menjadi pertimbangan utama.
“Kami siap berkoordinasi dan mendukung proses penunjukan tuan rumah Porwil Sumatera pengganti bersama KONI se-Sumatera,” kata Misni.
Efisiensi anggaran
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepulauan Riau Darson membenarkan pengunduran diri Kepri dari status tuan rumah Porwil Sumatera XII. Salah satu faktor yang memengaruhi keputusan itu ialah keterbatasan anggaran daerah.
Menurut Darson, kebijakan efisiensi anggaran berdampak pada berbagai agenda olahraga, baik di daerah maupun tingkat nasional. Kondisi tersebut ikut memengaruhi kemampuan daerah dalam menyiapkan ajang olahraga berskala besar.
“Bahkan, di tingkat Kemenpora pun banyak kegiatan batal dampak efisiensi anggaran, seperti pelaksanaan pra-pekan olahraga pelajar nasional atau Prapopnas,” ujar Darson.
Porwil Sumatera merupakan ajang olahraga multicabang yang digelar setiap empat tahun. Kompetisi tersebut juga menjadi salah satu tahapan kualifikasi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Karena itu, penyelenggaraan Porwil membutuhkan kesiapan arena pertandingan, fasilitas pendukung, akomodasi peserta, serta dukungan pembiayaan yang memadai. Faktor-faktor tersebut menjadi bagian dari evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri.
Dengan pengunduran diri itu, KONI akan menentukan daerah pengganti untuk menjadi tuan rumah Porwil Sumatera XII Tahun 2027. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kepri menyatakan tetap mendukung proses penyelenggaraan Porwil dan pembinaan atlet daerah menuju kompetisi yang lebih tinggi.
Kepri sebenarnya telah ditetapkan sebagai tuan rumah Porwil XII Sumatera sejak November 2023. Penetapan itu merupakan hasil rapat KONI se-Sumatera yang memilih Kepri setelah bersaing dengan Jambi. Saat itu, KONI Sumatera juga menyepakati penambahan cabang olahraga yang dipertandingkan menjadi 20 cabang.
Penunjukan itu sempat disambut optimistis oleh KONI Kepri. Ketua Umum KONI Kepri Usep RS saat itu menyatakan Porwil diharapkan menjadi momentum peningkatan prestasi olahraga daerah sekaligus memberi dampak bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Penunjukan tersebut kemudian diperkuat melalui serah terima bendera tuan rumah pada penutupan Porwil XI Sumatera di Riau pada November 2023. Kepri menerima mandat untuk menggelar ajang olahraga empat tahunan yang menjadi jalur kualifikasi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
Sejak ditetapkan sebagai tuan rumah, kebutuhan pembangunan dan peningkatan venue olahraga, terutama stadion atletik dan kolam renang, telah menjadi perhatian utama. KONI Kepri sebelumnya menyebut kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu pekerjaan besar yang harus dituntaskan sebelum 2027.
Pada Porwil Sumatera XI Tahun 2023 di Riau, Kepri menempati peringkat ketujuh dengan raihan sembilan medali emas, 11 perak, dan 17 perunggu. Capaian itu menjadi salah satu hasil terbaik Kepri sepanjang keikutsertaan pada Porwil Sumatera.
Baca Juga: 164 Atlet Kepri dari 10 Cabor Berlaga di Porwil Sumatera XI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








