JAKARTA (gokepri) — Pemerintah untuk pertama kalinya menyerahkan pemilihan logo resmi Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kepada masyarakat. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar publik ikut menentukan desain yang akan menjadi identitas visual peringatan kemerdekaan tahun depan.
Kebijakan ini mengubah pola yang selama ini berlaku. Pada peringatan-peringatan sebelumnya, logo kemerdekaan dipilih pemerintah dari sejumlah desain hasil kurasi. Kali ini, masyarakat diberi kesempatan memilih langsung satu dari lima desain finalis yang telah lolos seleksi nasional.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan keputusan tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, pelibatan masyarakat memberi ruang lebih besar bagi publik untuk berpartisipasi dalam simbol perayaan kenegaraan.
Baca Juga: Logo HUT ke-80 RI Diluncurkan, Ini Maknanya
“Biasanya lima besar menjadi tiga, kemudian Bapak Presiden pilih. Tetapi kali ini Bapak Presiden ingin dipilih oleh publik,” ujar Teuku dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Lima desain finalis yang dapat dipilih masyarakat merupakan hasil seleksi dari 124 karya yang masuk dalam sayembara yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI).
Perwakilan ADGI David Irianto menjelaskan kompetisi tersebut terbuka bagi seluruh desainer grafis Indonesia. Peserta berasal dari anggota maupun nonanggota ADGI.
“Proses awalnya adalah open call kepada seluruh desainer grafis di Indonesia,” kata David.
Setelah tahap seleksi, lima finalis mempresentasikan konsep desain mereka di hadapan perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Sekretariat Negara, dan Badan Komunikasi Pemerintah. Hasil kurasi itu kemudian dibuka kepada publik untuk dipilih.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan pemungutan suara berlangsung melalui laman resmi Logo HUT Ke-81 RI mulai 24 hingga 28 Juni 2026.
“Periode pemilihan logo mulai hari ini sampai tanggal 28 Juni 2026,” ujar Juri.
Kelima desain finalis mengangkat tema besar HUT Ke-81 RI, yakni Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Masing-masing menawarkan pendekatan visual berbeda terhadap gagasan tentang masa depan Indonesia.
Finalis tersebut terdiri atas karya David Wirawan P dari Surakarta dengan konsep “8 Harapan, 1 Tujuan”, Fajar Novario dari Padang dengan konsep “Kolektif, Sinergi, Bertumbuh”, Kanda Putra dari Denpasar dengan konsep “Kemanusiaan yang Terhubung”, Rizkiawan dari Malang dengan konsep “Berdaya, Setara, Sinergi Bersama”, serta Tiffany Djohan dari Batam dengan konsep “Demokrasi dan Kemandirian”.
Kehadiran Tiffany dalam lima besar finalis menjadi catatan tersendiri bagi Kepulauan Riau. Desainer asal Batam itu bersaing dengan perancang dari sejumlah kota besar di Indonesia untuk memperebutkan posisi sebagai pencipta logo resmi peringatan kemerdekaan.
Menurut Juri, seluruh karya berangkat dari pemahaman yang sama terhadap tema nasional yang telah ditetapkan pemerintah.
“Semua desain ini didasarkan pada pemahaman mengenai tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” kata Juri.
Pemerintah juga menyiapkan insentif untuk menarik partisipasi masyarakat. Sebanyak 300 hadiah disediakan bagi peserta yang ikut memberikan suara.
Hadiah tersebut terdiri atas 100 undangan menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Negara, 100 paket suvenir resmi peringatan kemerdekaan, serta 100 bantuan pendidikan.
Di luar soal desain, kebijakan ini menunjukkan perubahan cara pemerintah membangun keterlibatan publik dalam agenda kenegaraan. Jika sebelumnya masyarakat baru mengenal logo setelah ditetapkan, kini mereka ikut menentukan simbol yang nantinya akan terpampang di kantor pemerintah, sekolah, ruang publik, hingga berbagai perayaan kemerdekaan di seluruh Indonesia.
Bagi publik, pemilihan ini bukan semata memilih gambar terbaik. Pilihan tersebut akan menentukan identitas visual yang mewakili peringatan 81 tahun Indonesia merdeka. ANTARA
Baca Juga: Logo Hari Jadi Batam ke-196 Resmi Dirilis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News








