Usulan CPNS Batam Didominasi Guru dan Tenaga Kesehatan

CPNS Batam 2026
Wali Kota Batam Amsakar Achmad pada momen pengangkatan ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Batam, Kepri. ANTARA/Amandine Nadja

Usulan difokuskan pada tenaga guru dan kesehatan untuk menutup kekurangan, meski dibatasi kemampuan anggaran daerah.

BATAM (gokepri) — Pemerintah Kota Batam mengusulkan 363 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk 2026, dengan mayoritas dialokasikan bagi tenaga guru dan tenaga kesehatan guna menutup kekurangan layanan dasar.

Kebutuhan aparatur di dua sektor ini dinilai masih tinggi seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya permintaan layanan publik. Namun, pemerintah daerah membatasi usulan sesuai kemampuan anggaran dan jumlah pegawai yang memasuki masa pensiun.

HBRL

Baca Juga: 1.425 Peserta Ikuti SKD CPNS Batam, Tes Berlangsung hingga 13 November

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam Hasnah mengatakan, dari total usulan tersebut, sebanyak 303 formasi diperuntukkan bagi tenaga guru dan 60 formasi untuk tenaga kesehatan.

“Usulan formasi tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat pada akhir Maret 2026,” ujar Hasnah di Batam, Kamis.

Menurut Hasnah, hingga kini Pemerintah Kota Batam masih menunggu persetujuan dan pengumuman resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Badan Kepegawaian Negara.

“Pembukaan formasi menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat,” kata Hasnah.

Ia menambahkan, jadwal seleksi dan rincian pelaksanaan rekrutmen akan ditetapkan pemerintah pusat. Seluruh formasi yang diusulkan merupakan CPNS, bukan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Pemerintah Kota Batam juga tidak menambah skema PPPK paruh waktu pada tahun ini. Kebijakan itu mempertimbangkan pengangkatan 593 PPPK pada Desember 2025.

“Untuk PPPK paruh waktu tidak ada lagi, tetap seperti yang sudah diangkat sebelumnya,” ujar Hasnah.

Meski demikian, Hasnah mengakui kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan masih lebih besar dibandingkan usulan yang diajukan. Penyesuaian dilakukan berdasarkan keterbatasan fiskal daerah dan proyeksi jumlah pegawai yang pensiun.

“Kebutuhan sebenarnya lebih banyak, namun kami menyesuaikan dengan jumlah pegawai yang pensiun dan ketersediaan anggaran daerah,” katanya.

Pemerintah Kota Batam berharap usulan formasi tersebut disetujui pemerintah pusat agar kekurangan tenaga pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan, dapat terpenuhi. ANTARA

Baca Juga: 163 Pelamar CPNS Batam Lolos SKD, Bersiap ke Tahap SKB

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait