Kepala BP Batam Apresiasi Konsolidasi Kadin Batam

Kadin batam
Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kadin Batam di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kepulauan Riau, Kamis (30/4/2026). Hadir sejumlah pejabat BP Batam dan pengurus Kadin pusat serta daerah. Foto: BP Batam

Sinergi pelaku usaha dan pemerintah didorong untuk menjaga pertumbuhan dan mempercepat realisasi investasi.

BATAM (gokepri) — Konsolidasi pelaku usaha dinilai penting untuk menjaga momentum investasi dan pertumbuhan ekonomi Batam di tengah dinamika ekonomi. Pemerintah dan dunia usaha perlu menyelaraskan arah kebijakan agar lebih responsif terhadap tantangan dan peluang.

Musyawarah Konsolidasi Persatuan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam di Balairungsari, Gedung Bida Utama BP Batam, Batam Centre, Kamis (30/4/2026), menjadi ruang untuk menyatukan visi tersebut. Forum ini mempertemukan pelaku usaha dan otoritas dalam memperkuat koordinasi.

HBRL

Baca Juga: Ketua Kadin Batam tentang 23 Tahun Provinsi Kepri: Momentum Perkuat Daya Saing

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Amsakar Achmad menegaskan, Kadin memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya menjembatani kepentingan pelaku usaha, tetapi juga mendorong gagasan percepatan pembangunan.

“Sebagai mitra strategis pemerintah, kami mengharapkan Kadin Batam menghadirkan ide yang mampu mempercepat pembangunan di Batam, Kepulauan Riau, hingga tingkat nasional,” ujar Amsakar.

Ia menyebut kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren meningkat. Pertumbuhan ekonomi naik dari 6,69 persen pada 2024 menjadi 6,76 persen pada 2025, konsisten berada di atas rata-rata nasional.

Di sektor investasi, realisasi 2025 mencapai Rp 69,3 triliun atau 115,5 persen dari target Rp 60 triliun. Pada triwulan I 2026, nilai investasi tercatat Rp 17,4 triliun, meningkat sekitar 103 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sekitar Rp 8 triliun.

“Capaian ini menunjukkan tata kelola investasi berada pada jalur yang tepat, dengan dukungan pelaku usaha,” kata Amsakar.

Menurut dia, komposisi investasi menunjukkan keseimbangan antara penanaman modal asing dan penanaman modal dalam negeri. Kondisi ini mencerminkan menguatnya peran pelaku usaha nasional dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Amsakar memperkirakan pertumbuhan ekonomi Batam pada triwulan I 2026 berpotensi mendekati 7 persen, meningkat dari 5,17 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ia menilai peran Kadin akan turut memengaruhi capaian tersebut.

“Kami berharap forum ini menghasilkan langkah konkret dan tidak berhenti pada kesepakatan di atas kertas,” ujarnya.

Menutup arahannya, Amsakar menyampaikan harapan agar Kadin Batam memperkuat sinergi dengan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam dalam mendukung kebijakan investasi dan pertumbuhan ekonomi.

“Atas nama BP Batam dan Pemerintah Kota Batam, kami mengucapkan selamat atas musyawarah ini. Kami berharap Kadin terus memberikan masukan konstruktif, khususnya dalam pengelolaan investasi,” kata Amsakar.

Sejumlah pejabat dan pengurus Kadin hadir dalam forum tersebut, antara lain Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra; Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Djemy Francis; Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait; Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Hukum dan HAM Kadin Indonesia M. Aziz Syamsudin; Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Indonesia Taufan E.N. Rotorasiko; serta Ketua Kadin Kepulauan Riau Mustava.

Baca Juga: Wagub Nyanyang Ajak Kadin Batam Dukung Pembangunan Ekonomi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pos terkait