BATAM (gokepri) – Enam calon haji asal Kepulauan Riau menunda keberangkatan pada musim haji 2026/1447 Hijriah dari Embarkasi Batam. Dua di antaranya batal berangkat karena sakit dan wafat, sementara sisanya tersendat syarat kesehatan hingga peran pendamping.
Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam menunjukkan, penundaan itu terjadi pada Kloter 2 yang diberangkatkan pekan ini. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kepulauan Riau, Muhammad Syafii, menegaskan tidak ada penundaan pada Kloter 1. “Pada Kloter 2 terdapat enam orang yang menunda,” ujarnya di Batam, Jumat (24/4).
Dari enam calon haji tersebut, dua orang dipastikan batal berangkat. Keduanya berasal dari Batam dan Karimun. Satu calon haji dilaporkan sakit, satu lainnya wafat. Posisi mereka segera digantikan. Pengganti dijadwalkan berangkat dalam Kloter 25 pada 21 Mei mendatang.
Baca Juga: JCH Batam Dapat Bekal Sambal Bilis dan Rendang Jelang Berangkat ke Tanah Suci
Kasus lain memperlihatkan ketatnya persyaratan kesehatan. Seorang calon haji asal Batam harus menunda keberangkatan di embarkasi karena sakit dan dirujuk ke rumah sakit. Satu calon haji lain juga dari Batam tidak memenuhi syarat istitha’ah, yakni kemampuan kesehatan untuk menunaikan ibadah haji. Ketentuan ini menjadi filter utama sebelum jamaah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Dampaknya merembet pada jamaah lain. Dua orang pendamping turut menunda keberangkatan. Keduanya berasal dari Batam. Penundaan pendamping kerap mengikuti kondisi jamaah yang didampingi, terutama dalam kasus kesehatan.
Syafii membuka peluang bagi jamaah yang tertunda karena alasan medis untuk tetap berangkat pada kloter berikutnya. Syaratnya, kondisi kesehatan harus pulih dan memenuhi standar istitha’ah. “Kalau sudah sembuh bisa diberangkatkan pada kloter berikutnya. Tidak harus Kloter 25, bisa juga bergabung dengan kloter dari daerah lain,” kata dia.
Embarkasi Batam tahun ini mengoperasikan 25 kelompok terbang. Jamaah asal Kepulauan Riau tersebar di Kloter 1, 2, dan 25. Kloter 2 sendiri mengangkut 439 calon haji. Rinciannya, 231 orang dari Batam, 120 dari Karimun, 46 dari Anambas, 36 dari Natuna, serta enam petugas.
Secara kumulatif, hingga pemberangkatan Kloter 2, jumlah jamaah asal Kepri yang telah berangkat mencapai 884 orang. Sebanyak 445 orang diberangkatkan pada Kloter 1 dan 439 pada Kloter 2. ANTARA
Baca Juga: Bandara Hang Nadim Batam Siap Layani 25 Kloter Haji Embarkasi Batam 1447 H
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News









