Bandara Hang Nadim Batam Siap Layani 25 Kloter Haji Embarkasi Batam 1447 H

Jamaah haji Embarkasi Batam 1447 H/2026 M. (foto:gokepri/engesti)

BATAM (gokepri.com) – PT Bandara Internasional Batam (BIB) memastikan kesiapan pelayanan penerbangan haji musim 1447 H/2026 M melalui Embarkasi Batam dengan total 25 kelompok terbang (kloter).

Direktur Operasional PT BIB, Anton Marthalius, mengatakan pada musim haji tahun ini pihaknya melayani lebih 10 ribu jamaah yang diberangkatkan secara bertahap.

“Hari ini kami melayani penerbangan haji, total ada 25 kloter dengan jumlah jamaah lebih 10 ribu orang,” ujar Anton di Batam, Rabu (22/4/2026).

HBRL

Ia menjelaskan, pada keberangkatan hari pertama terdapat 441 jamaah dan seluruhnya dalam kondisi sehat serta siap diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Sebanyak 441 jamaah hari ini berangkat, dan tidak ada yang sakit, semuanya dalam kondisi siap,” katanya.

Anton menambahkan, Bandara Internasional Hang Nadim Batam mengusung konsep pelayanan “ramah lansia” untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah, khususnya yang berusia lanjut.

Sejumlah fasilitas telah disiapkan untuk mendukung konsep tersebut, di antaranya ruang tunggu khusus di area A9 yang diperuntukkan bagi jamaah haji sebelum naik ke pesawat.

“Di A9 kami siapkan ruang khusus agar jamaah bisa lebih nyaman, bisa menunggu dengan tertib, termasuk akses ke toilet dan kebutuhan lainnya,” ujar dia.

Selain itu, pihak bandara juga menyediakan fasilitas pendukung seperti eskalator dan lift yang diprioritaskan untuk jamaah haji, guna memudahkan mobilitas terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Anton menegaskan, pengaturan khusus di area A9 juga bertujuan agar pelayanan jamaah haji tidak mengganggu operasional penerbangan reguler di bandara tersebut.

“Lokasi A9 kami alokasikan khusus untuk haji, sehingga tidak mengganggu penerbangan reguler. Semua sudah kami atur dan berjalan aman,” kata Anton.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, PT BIB berharap proses pemberangkatan jamaah haji melalui Embarkasi Batam dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jamaah.

10.845 Jamaah Haji Diberangkatkan dari Embarkasi Batam

Embarkasi Batam mulai memberangkatkan jemaah haji musim 1447 H/2026 M. Jemaah haji emberkasi Batam diberangkatkan mencapai 10.845 orang, dengan tambahan 100 petugas kloter.

“Seluruhnya terbagi dalam 25 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan secara bertahap,” kata Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri, Muhammad Syafii.

Ia menjelaskan, jemaah berasal dari empat provinsi, yakni Kepri sebanyak 1.074 orang, Provinsi Riau 4.704 orang, Kalimantan Barat 1.821 orang, serta Jambi sebanyak 3.306 orang.

“Jadwal keberangkatan Embarkasi Batam dibagi dalam dua gelombang,” ujarnya

Syafii menjelaskan gelombang pertama rute Batam-Madinah untuk kloter 1 hingga 14 berlangsung pada 22 April hingga 7 Mei 2026. Sementara gelombang kedua rute Batam–Jeddah untuk kloter 15 hingga 25 dijadwalkan pada 7 Mei hingga 22 Mei 2026.

Untuk kloter pertama, jemaah yang diberangkatkan berasal dari Kepulauan Riau dengan total 445 orang. Rinciannya, Kabupaten Lingga 27 orang, Kabupaten Bintan 44 orang, Kota Tanjungpinang 145 orang, dan Kota Batam 275 orang, serta didampingi 4 petugas.

“Alhamdulillah kloter pertama ini lengkap, dan kita berharap seluruh jemaah berangkat dan kembali dalam kondisi lengkap,” katanya.

Sesuai jadwal, kloter pertama diberangkatkan dari Bandara Internasional Bandara Hang Nadim pada hari ini pukul 11.45 WIB dan dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 17.00 waktu setempat di hari yang sama.

“Jemaah kloter ini dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 1 Juni 2026 pukul 16.30 WIB,” ujarnya.

Syafii juga menyebut jemaah tertua dalam kloter ini berusia 71 tahun asal Batam, sementara jemaah termuda berusia 18 tahun.

Selama di Arab Saudi, jemaah direncanakan menginap di sejumlah hotel, baik di Madinah maupun Makkah, dengan layanan yang telah disiapkan pemerintah guna menunjang kenyamanan ibadah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji tahun ini. Pelayanan terhadap jemaah akan difokuskan pada konsep haji ramah lansia, disabilitas, dan perempuan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan bahwa Embarkasi Batam menjadi salah satu pintu keberangkatan penting yang melayani beberapa provinsi.

“Ibadah haji adalah perjalanan suci yang penuh makna. Banyak jemaah yang menunggu bertahun-tahun untuk bisa berangkat ke Tanah Suci,” ujar Ansar.

Ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan mengingat perbedaan cuaca di Arab Saudi, serta memperbanyak konsumsi air dan mengikuti arahan petugas. Ansar juga mengajak jemaah untuk saling membantu, terutama kepada lansia dan penyandang disabilitas.

“Kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya. *

Penulis: Engesti

Pos terkait